Tragis! Pemilik Rumah Meninggal Saat Kebakaran di Tangsel
Selasa, 15 April 2025 | 17:30 WIB
Tangerang Selatan, Beritasatu.com – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kampung Parigi, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, pada Selasa (13/4/2025) siang. Sebuah rumah terbakar di Tangsel, mengakibatkan pemiliknya, Iswandi (71), meninggal dunia.
Iswandi, yang diketahui memiliki riwayat penyakit jantung, diduga kuat meninggal dunia akibat terlalu banyak menghirup asap saat berusaha menyelamatkan barang-barang berharganya ketika kobaran api melalap rumahnya yang terbakar di Tangsel.
Warga setempat dengan sigap melakukan evakuasi terhadap Iswandi untuk segera mendapatkan pertolongan medis. Namun, sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Bagas, seorang saksi mata sekaligus warga setempat, menuturkan bahwa Iswandi sempat terlihat berulang kali keluar masuk rumahnya yang sudah terbakar dan dipenuhi asap tebal untuk menyelamatkan barang-barang miliknya. Tragisnya, di tengah upaya penyelamatan tersebut, Iswandi tiba-tiba terjatuh.
"Setelah saya angkat (tubuh Iswandi), saya pindahkan ke area musala, beliau meninggal dunia. Korban sempat bilang sudah ‘enggak kuat, udah enggak kuat.’ Kalau saya perhatiin kayaknya beliau ada penyakit jantung," ujar Bagas dengan nada sedih.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan rumah yang terbakar di Tangsel tersebut. Petugas damkar sempat mengalami kesulitan mencapai lokasi karena akses jalan yang sempit.
Dugaan sementara penyebab kebakaran rumah di Tangsel ini adalah kompor gas yang lupa dimatikan saat memasak, sehingga menyebabkan ledakan. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian gudang rumah. Proses pemadaman api membutuhkan waktu lebih dari satu jam.
Kepala Seksi Analisis Damkar Tangsel Asep Iswandi menyampaikan, korban meninggal dunia dalam kebakaran tersebut diduga akibat penyakit jantungnya kambuh, diperparah dengan terlalu banyak menghirup asap.
"Satu orang meninggal karena mengalami penyakit jantung dan terlalu banyak menghirup asap saat kebakaran," jelas Asep Iswandi.
Kerugian materiel akibat kebakaran rumah di Tangsel ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp 600 juta. Jenazah Iswandi direncanakan akan dimakamkan di pemakaman keluarga yang terletak tidak jauh dari rumahnya yang terbakar.
Aparat Polsek Serpong telah memasang garis polisi di sekitar lokasi rumah yang terbakar di Tangsel dan penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




