ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bencana Pergerakan Tanah di Lebak, Tagana Turun Bawa Bantuan Warga

Jumat, 8 Agustus 2025 | 12:12 WIB
B
DM
Penulis: Budiman | Editor: DM
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak Ketua Tagana Lebak Iwan Hermawansyah bersama pemerintah Kecamatan Warunggunung menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, dan Kampung Kebon Kalapa, Desa Sukadaya, Kecamatan Warunggunung dan Cikulur, Jumat, 8 Agustus 2025.
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak Ketua Tagana Lebak Iwan Hermawansyah bersama pemerintah Kecamatan Warunggunung menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, dan Kampung Kebon Kalapa, Desa Sukadaya, Kecamatan Warunggunung dan Cikulur, Jumat, 8 Agustus 2025. (Beritasatu.com/Budiman)

Lebak, Beritasatu.com - Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak bersama pemerintah Kecamatan Warunggunung menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, dan Kampung Kebon Kalapa, Desa Sukadaya, Kecamatan Warunggunung dan Cikulur, Jumat (8/8/2025).

Bantuan yang diberikan meliputi beras, paket sembako, selimut, kasur, perlengkapan mandi, makanan siap saji, hingga perlengkapan bayi. Ketua Tagana Lebak Iwan Hermawansyah, berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga di tengah musibah.

“Kami berharap bantuan yang diberikan ini setidaknya dapat membantu mengurangi beban ekonomi mereka,” ujarnya kepada Beritasatu.com, Jumat (8/8/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut Iwan, bantuan ini merupakan hasil kerja sama Tagana dengan Dinas Sosial Kabupaten Lebak. Bantuan disalurkan kepada 10 kepala keluarga terdampak.

Sementara itu, Camat Warunggunung, Apip menegaskan penyaluran bantuan ini adalah langkah cepat pemerintah dalam merespons bencana yang terjadi sehari sebelumnya. Pihaknya bersama Tagana dan TKSK akan segera mengajukan proposal bantuan lanjutan ke Dinas Sosial, Baznas, PUPR, hingga pemerintah provinsi.

Apip juga mengungkapkan, rencana relokasi korban perlu mempertimbangkan kesiapan warga, ketersediaan lahan, dan rumah yang layak. Ia menegaskan, kondisi tanah di lokasi sudah masuk kategori darurat sehingga butuh penanganan segera.

Sebelumnya, pergerakan tanah di wilayah tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pergerakan Tanah Cikulur Lebak Kian Parah, 15 Rumah Ambruk

Pergerakan Tanah Cikulur Lebak Kian Parah, 15 Rumah Ambruk

BANTEN
Waspada! 5 Kecamatan di Lebak Masuk Kerawanan Tinggi Pergerakan Tanah

Waspada! 5 Kecamatan di Lebak Masuk Kerawanan Tinggi Pergerakan Tanah

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon