ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

4 Rumah Ambruk Akibat Pergerakan Tanah di Lebak, 14 Lainnya Rusak

Sabtu, 27 Desember 2025 | 17:27 WIB
B
SM
Penulis: Budiman | Editor: SMR
Rumah warga ambruk akibat pergerakan tanah di Kampung Hambur, Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (27/12/2025).
Rumah warga ambruk akibat pergerakan tanah di Kampung Hambur, Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (27/12/2025). (Beritasatu.com/Budiman)

Lebak, Beritasatu.com – Empat rumah ambruk dan 14 lainnya rusak akibat pergerakan tanah di Kampung Margamulya dan Kampung Hambur, Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten. Bencana terjadi imbas hujan deras yang mengguyur wilayah itu dalam 2 pekan terakhir.

Pantauan Beritasatu.com, Sabtu (27/12/2025) siang, retakan tanah terlihat membelah permukiman warga di Kampung Margamulya dan Kampung Hambur dengan kedalaman mencapai 1 hingga 2 meter, memicu kekhawatiran akan potensi longsor susulan.

Rumah milik Juhenah (37) di Kampung Margamulya tampak ambruk total dan turun mengikuti pergerakan tanah. Dinding rumah runtuh, sementara bagian pondasi terbelah dan amblas.

ADVERTISEMENT

"Awalnya hujan deras terus-terusan hampir seminggu. Retaknya mulai dari depan rumah, terus merambat sampai ke belakang. Lama-lama retaknya nambah lagi, sampai akhirnya ambruk semua," kata Juhenah kepada Beritasatu.com.

Ia menjelaskan rumahnya ambruk akibat tanah bergerak pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Juhenah bersama suami dan empat anaknya sudah berada di luar rumah.

"Alhamdulillah kami semua sudah di luar. Tadinya cuma mau direnovasi, tetapi ternyata ambruk semua," ujarnya.

Juhenah menuturkan sebelum rumah ambruk terdengar suara retakan keras dari arah bawah tanah. "Awalnya ada suara kretek-kretek, terus kelihatan tanah di bawah sudah belah. Dari situ tembok langsung runtuh," ungkapnya.

Saat ini, Juhenah dan keluarganya terpaksa mengungsi sementara di bangunan warung milik tetangga. Ia mengaku kondisi tersebut sangat berat, terutama bagi anak-anaknya.

"Namanya anak-anak pasti sedih. Mereka pengennya di rumah sendiri. Saya juga bukan sedih lagi, pengin menangis, tetapi ya pasrah saja," katanya.

Juhenah berharap pemerintah dapat segera membantu pembangunan kembali rumahnya agar keluarganya memiliki tempat tinggal yang layak.

"Harapannya ya pengen cepat dibangun lagi, kasihan anak-anak," tuturnya.

Selain rumah Juhenah, kerusakan parah juga terjadi pada rumah milik Muhammad Nurdin (49) dan Siti Munayah (47) di Kampung Hambur. Bahkan, satu rumah lainnya kini dalam kondisi mengkhawatirkan, dengan dinding dapur yang sudah terbelah dan menganga di beberapa sudut.

"Kami dengar suara seperti drek-drek. Pas dilihat, tanah sudah berubah, turun ke bawah. Rumah langsung terbelah dan ambruk," ujar Muhammad.

Menurutnya, ambruknya bangunan terjadi secara tiba-tiba. "Sekaligus ambruknya, langsung ambles ke bawah sekitar satu meter. Awalnya rumah ini sejajar dengan jalan, sekarang sudah jauh lebih rendah," jelasnya.

Ia menyebutkan, total terdapat empat rumah terdampak parah, dua di antaranya rata dengan tanah. Ia memastikan tidak ada korban jiwa, meski sempat ada warga yang pingsan akibat tertimpa puing bangunan.

"Sempat ada yang tertimpa reruntuhan dan pingsan, tapi tidak sampai meninggal dunia" katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Cigoong Utara, Habibi mengatakan pergerakan tanah terindikasi terjadi di dua kampung, yakni Kampung Hambur dan Kampung Margamulya.

"Di Kampung Hambur ada tiga rumah yang rusak parah. Sementara di Kampung Margamulya total ada 14 rumah terdampak, satu rusak parah dan 13 lainnya rusak ringan," ujar Habibi.

Menurutnya, pihak desa bersama instansi terkait telah melakukan penanganan darurat dengan mengungsikan warga terdampak. Bantuan telah disalurkan oleh TKSK Kecamatan, Tagana, Dinas Sosial Kabupaten Lebak, serta BPBD Kabupaten Lebak.

"Kami fokus penanganan di Kampung Hambur karena kondisinya paling parah. Warga sudah diungsikan dan difasilitasi tenda dari Tagana Kabupaten Lebak," jelasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pergerakan Tanah di Lebak, 4 Rumah dan Musala Rusak Berat

Pergerakan Tanah di Lebak, 4 Rumah dan Musala Rusak Berat

BANTEN
Waspada! 5 Kecamatan di Lebak Masuk Kerawanan Tinggi Pergerakan Tanah

Waspada! 5 Kecamatan di Lebak Masuk Kerawanan Tinggi Pergerakan Tanah

BANTEN
27 Kecamatan di Lebak Rawan Pergerakan Tanah, Warga Diminta Waspada

27 Kecamatan di Lebak Rawan Pergerakan Tanah, Warga Diminta Waspada

BANTEN
Pergerakan Tanah Rusak 3 Rumah di Lebak, Warga Hidup dalam Ketakutan

Pergerakan Tanah Rusak 3 Rumah di Lebak, Warga Hidup dalam Ketakutan

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon