Pergerakan Tanah di Pandeglang, 6 Rumah Rusak dan 2 Keluarga Mengungsi
Senin, 19 Januari 2026 | 15:27 WIB
Pandeglang, Beritasatu.com - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Pandeglang, Banten, dalam beberapa hari terakhir tidak hanya memicu banjir di sejumlah kecamatan, tetapi juga menyebabkan bencana pergerakan tanah yang berdampak serius terhadap permukiman warga.
Seperti yang terjadi di Kampung Batu Jaya, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. Di kampung tersebut sedikitnya enam rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dan retak akibat pergerakan tanah yang terjadi sejak Minggu (18/1/2026) pagi. Kerusakan bangunan bervariasi, mulai dari retak ringan hingga belahan serius yang membuat rumah tidak lagi layak ditempati.
Salah satu rumah warga terlihat dinding bangunan retak memanjang, lantai rumah terbelah, serta pondasi yang bergeser akibat tekanan tanah yang labil. Demi menghindari risiko jatuhnya korban jiwa, dua kepala keluarga yang rumahnya rusak berat terpaksa mengungsi ke rumah saudara dan tetangga.
Salah seorang warga terdampak, Tola (49), mengungkapkan peristiwa pergerakan tanah tersebut merupakan kejadian pertama yang dialami warga setempat.
"Awalnya pergerakan tanah terjadi pada Sabtu malam tetapi belum terlalu fatal. Baru pada Minggu siang pergerakannya semakin besar dan sangat terasa," ujar Tola kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Senin (19/1/2026).
Ia mengungkapkan, pergerakan tanah paling parah terjadi di wilayah RT 021, yang berdampak langsung pada enam rumah warga. Dari jumlah tersebut, tiga rumah di antaranya mengalami kerusakan ringan, sementara tiga lainnya rusak berat dan tidak dapat dihuni.
"Pihak RT dan desa langsung mengimbau warga yang terdampak untuk mengungsi demi keselamatan," tambahnya.
Tola berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada warga yang terdampak bencana pergerakan tanah tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Desa Umbulan menyampaikan pihak desa telah melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak dan akan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah kabupaten serta instansi terkait.
"Telah terjadi pergerakan tanah di Kampung Batu Jaya RT 021 RW 006. Kami menerima laporan dari warga dan RT setempat, dan saat ini ada sekitar enam rumah atau enam keluarga yang terdampak," ujarnya.
Ia menambahkan, langkah selanjutnya adalah melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar penanganan dan bantuan bagi warga dapat segera direalisasikan. "Kami akan melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan dinas terkait agar bisa ditindaklanjuti dan membantu warga kami yang terdampak pergeseran tanah," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




