ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Evakuasi Warga Banjir Tersendat, BPBD Tangerang Minta Tambahan Perahu

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:48 WIB
WK
MA
Penulis: Wawan Kurniawan | Editor: MA
BPBD Kabupaten Tangerang membutuhkan perahu karet tambahan guna memudahkan proses evakuasi warga yang terdampak banjir dan hendak mengungsi.
BPBD Kabupaten Tangerang membutuhkan perahu karet tambahan guna memudahkan proses evakuasi warga yang terdampak banjir dan hendak mengungsi. (Beritasatu.com/Wawan Kurniawan)

Tangerang, Beritasatu.com – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menambah unit perahu karet untuk evakuasi korban banjir di Kabupaten Tangerang.

Penambahan perahu ini dilakukan untuk memudahkan proses evakuasi warga yang terdampak banjir dan hendak mengungsi.

"Saya sudah menginstruksikan Kepala BPBD untuk mempersiapkan perahu di beberapa titik kecamatan yang memang selalu langganan banjir karena sekarang kita mau evakuasi agak susah karena kekurangan perahu," ujar Intan, saat mengunjungi lokasi banjir Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Tangerang pada Sabtu (24/1/2026).

ADVERTISEMENT

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengaku pihaknya saat ini sangat kekurangan sarana prasarana kebencanaan untuk menangani banjir yang tersebar di 24 kecamatan.

"Yang ada di kami juga memang kekurangan karena titik banjir sangat luas sekali sekarang ini," ujar Taufik.

Taufik menambahkan, pihaknya telah meminta bantuan sarana prasarana kebencanaan ke Pemerintah Provinsi Banten. Namun, permintaan tersebut terkendala terbatasnya jumlah unit perahu milik BPBD Banten yang telah disebar ke daerah lain yang juga terdampak banjir.

"Memang beberapa daerah di Banten itu juga lebih parah dari Tangerang. Malah ada longsor, ada banjir ketinggian juga lumayan," ucap Taufik.

Meski begitu, pihak BPBD berupaya menambah unit perahu yang akan disiagakan di sejumlah titik banjir di Kabupaten Tangerang. Taufik menyebut pihaknya berhaarap dapat menambah jumlah perahu sebanyak tiga hingga lima buah di wilayah terdampak banjir.

Selain itu, Taufik mengatakan pihaknya masih menunggu Surat Ketetapan (SK) Bupati Tangerang mengenai Status Tanggap Darurat Bencana untuk memperluas penanganan banjir. Dengan status tanggap darurat, dana darurat sebesar Rp 44 miliar dari APBD 2026 bisa diserap untuk menangani bencana.

"Sudah kami buatkan SK-nya, tetapi prosesnya melalui bagian hukum untuk ditanda tangani oleh pak bupati," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

JAKARTA
Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

BANTEN
Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

JAKARTA
Banjir Masih Rendam Cipondoh, 210 Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir Masih Rendam Cipondoh, 210 Warga Terpaksa Mengungsi

BANTEN
BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

JAKARTA
Ratusan Rumah di Cipondoh Masih Terendam Luapan Kali Angke

Ratusan Rumah di Cipondoh Masih Terendam Luapan Kali Angke

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon