ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ibu Hamil dan Balita di Pandeglang Rutin Terima MBG

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:12 WIB
B
DM
Penulis: Budiman | Editor: DM
Program makan bergizi gratis (MBG) bagi tiga kelompok prioritas, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, terus berjalan secara rutin di Kabupaten Pandeglang, Banten. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan status gizi masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka stunting.
Program makan bergizi gratis (MBG) bagi tiga kelompok prioritas, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, terus berjalan secara rutin di Kabupaten Pandeglang, Banten. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan status gizi masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka stunting. (Beritasatu.com/Budiman)

Pandeglang, Beritasatu.com - Program makan bergizi gratis (MBG) bagi tiga kelompok prioritas, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, terus berjalan secara rutin di Kabupaten Pandeglang, Banten. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan status gizi masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka stunting.

Pantauan Beritasatu.com pada Sabtu (20/6/2026), sejak pukul 10.00 WIB, pelataran Posyandu Kampung Waden, Desa Pamarayan, Kecamatan Jiput, dipenuhi para ibu bersama balita yang menunggu pembagian paket makanan bergizi.

Program yang dijalankan melalui satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Karya Bakti Jiput tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, program ini juga dinilai meringankan aktivitas sehari-hari para ibu rumah tangga.

ADVERTISEMENT

Salah seorang penerima manfaat, Siti Dina Muhlisoh, warga Kampung Waden, mengaku telah merasakan manfaat program MBG sejak masa kehamilan hingga saat ini.

“Alhamdulillah senang bisa dibantu. Semenjak ada MBG jadi tidak perlu masak pagi dahulu. Menunya juga bagus, lengkap, ada protein, karbohidrat, dan buah-buahan yang segar. Dibagikan rutin setiap hari kecuali tanggal merah,” ujar Siti.

Menurutnya, kehadiran program MBG membuat kebutuhan gizi keluarga lebih terjamin karena makanan yang disediakan telah memenuhi unsur nutrisi yang dibutuhkan ibu dan anak.

Kepala Dapur SPPG Karya Bakti Jiput, Irfi Maulana, menjelaskan distribusi makanan bergizi untuk kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita) dilakukan secara rutin setiap Senin hingga Sabtu, kecuali pada hari libur nasional.

Ia menegaskan, program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya balita, sekaligus menjadi bagian dari intervensi penanganan stunting di Kabupaten Pandeglang. “Tujuannya untuk memenuhi gizi anak-anak, terutama balita, dan memfokuskan apabila ada yang stunting agar bisa memperkecil status stunting tersebut,” kata Irfi.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi pada masa seribu hari pertama kehidupan menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menentukan kualitas kesehatan mereka pada masa depan.

Dalam pelaksanaannya, SPPG Karya Bakti Jiput menerapkan standar gramasi yang berbeda untuk setiap kelompok penerima manfaat. Meski jenis menu yang diberikan sama, porsi makanan disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing kelompok.

“Menu kita samakan, tetapi porsinya kita gramasikan atau kita ukur, mana porsi kecil dan mana yang porsi besar untuk membedakan antara balita dengan ibu menyusui dan ibu hamil,” jelas Irfi.

Melalui distribusi yang dilakukan secara berkelanjutan, program MBG diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, sekaligus mempercepat penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Pandeglang.

Selain memberikan manfaat kesehatan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon