PDIP Diyakini Tak Meninggalkan Semangat Kerakyatan
Rabu, 4 Januari 2023 | 18:31 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama, Ari Junaedi meyakini PDI Perjuangan atau PDIP tidak meninggalkan ideologi atau khitahnya sebagai partai wong cilik meski bertransformasi menjadi partai modern dalam 10 tahun belakangan. Ari menilai PDIP yang akan berusia 50 tahun merupakan partai yang tidak hanya berkutat pada kekuasaan atau mengejar ektoral.
"Menurut saya dari semua partai politik, hanya PDIP yang menunjukkan muruahnya sebagai partai modern tetapi tidak meninggalkan elan dia, elan partai sebagai partai kerakyatan," kata Ari kepada wartawan, Rabu (4/1/2023).
Menurut Ari, PDIP tidak begitu saja menjadi partai modern. Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini sudah melewati jalan yang panjang mulai dari melawan rezim otoriter Orde Baru sampai menjadi oposisi pascareformasi.
Dikatakan, politik di Tanah Air menjadi berwarna sejak PDIP berada di pemerintahan dan menempatkan banyak kadernya di eksekutif dan legislatif. Selain itu, PDIP bertindak ketika Indonesia mendapatkan tekanan dari kelompok-kelompok esktremis dan berusaha mengganti ideologi Pancasila.
"PDIP tidak boleh di luar pemerintahan. Apalagi semangatnya hattrick, tidak hanya hattrick tetapi seterusnya. Saya tidak bisa membayangkan di republik ini tidak ada PDIP. Bagaimana tindakan intoleransi, antikebinekaan, tidak ada menjadi pelawan atau pembela dari Pancasila dan NKRI. Menurut saya eksistensi dari PDIP tidak boleh berhenti," kata dosen Universitas Indonesia ini.
Selain itu, Ari menilai PDIP tidak terjebak pada pragmatisme politik, yang hanya sibuk ketika pemilu mau digelar. PDIP mencoba membuat politik disederhanakan dan didekatkan lewat banyak aktivitas di keseharian hidup rakyat.
"Sosialiasi mitigasi kebencanaan, edukasi stunting, pembentukan organ partai di bidang kebudayaan, mempertahankan sertifikat ISO, pengakuan sebagai satu-satunya partai politik bahkan di Asia Tenggara sebagai organisasi berstandar internasional lewat penilaian sistem manajemen dan mutu layanan," paparnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




