Golkar Targetkan 116 Kursi DPR di Pemilu 2024
Minggu, 4 Juni 2023 | 14:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Partai Golkar menargetkan perolehan 116 kursi DPR RI atau 20% dalam Pemilu Legislatif 2024. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengaku optimistis Golkar dapat meraih target ambisius tersebut.
Doli menjelaskan, saat ini Partai Golkar tengah menyiapkan seluruh instrumen partai politik yang dibutuhkan untuk berkontestasi di Pemilu 2024, termasuk salah satunya strategi pemenangan yang akan ditempuh oleh partai tersebut.
"Semua instrumen ini bertugas sampai Februari 2024 untuk memenangkan seluruh agenda, pemilihan legislatif kita minimal target 20%n atau ekuivalen dengan 116 kursi DPR RI, 20% DPD kabupaten/kota, minimal, akumulatif," kata Doli saat ditemui dalam Rapat Kerja Nasional(Rakernas) 2023 di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (4/6/2023).
Doli menjelaskan, salah satu strategi pemenangan Golkar di Pemilu 2024 adalah mengisi kursi bakal calon legislatif dengan kader-kader unggulan. Golkar sudah mendaftarkan seluruh nama bakal calon legislatif dari tingkat pusat hingga kabupaten dan kota.
Selain mendaftarkan nama bakal calon legislatif, Golkar juga menyiapkan instrumen pengawasan jalannya pemilu 2024. Doli mengungkapkan, Golkar telah membentuk badan khusus, yaitu Badan Saksi Nasional Golkar, berisikan 10 orang dari partai Golkar yang ditempatkan di setiap Tempat Pemungutan Suara atau TPS.
"Kita bentuk badan khusus, Badan Saksi Nasional Golkar. Di setiap TPS ada 10 orang, nanti dua dari 10 orang akan jadi saksi di TPS, baik saksi luar dan dalam," jelas Doli.
Sementara untuk pemilihan presiden, Doli mengatakan Golkar memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum Airlangga Hartarto. Doli menyebut Rakernas 2023 hingga saat ini masih menegaskan Golkar mengusung Airlangga sebagai calon presiden 2024. Apabila ada kemungkinan perubahan calon yang diusung, perubahan tersebut merupakan keputusan yang hanya dapat diambil oleh Airlangga.
"Dalam Rakernas Golkar ini kami menegaskan bahwa untuk urusan pemilihan presiden, kami memberikan mandat penuh kepada ketua umum untuk strategi, langkah, dan momentum yang tepat di dalam menentukan keputusan akhir pilpres," ungkap Doli.
Sementara itu, Airlangga mengaku optimistis dengan perolehan suara Golkar dalam pemilu tahun depan. Airlangga menyebut Golkar memiliki pangsa pasar yang besar, sebab Indonesia yang saat ini berorientasi pembangunan sejalan dengan ideologi yang dimiliki Golkar.
"Pangsa pasar kita besar, ideologi karya dikaryakan, orientasi pembangunan dan seluruhnya itu ada di Golkar," kata Airlangga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




