Bahlil Tegaskan Musda Golkar Malut Bukan Ajang Pecah Belah
Senin, 13 April 2026 | 10:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar di Maluku Utara bukan ajang untuk memecah belah kader, melainkan forum konsolidasi dan penguatan organisasi.
Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat membuka Musda VI Golkar Maluku Utara yang digelar di Bella Hotel, Ternate, Minggu (12/4/2026). Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan dalam proses musyawarah merupakan hal wajar, tetapi tidak boleh berujung pada perpecahan internal.
“Musda ini bukan ruang untuk saling menyingkirkan. Kita ini satu keluarga besar Golkar,” tegas Bahlil.
Ia menambahkan, dinamika politik dalam Musda harus tetap berada dalam koridor persatuan. Menurutnya, forum tersebut merupakan momentum penting untuk melahirkan gagasan dan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan ke depan.
Bahlil juga menekankan bahwa Partai Golkar harus terus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat, termasuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan di daerah.
“Golkar bukan milik satu kelompok. Politik Golkar adalah politik karya kekaryaan untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Dalam Musda tersebut, Alien Mus terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Maluku Utara.
Menanggapi hasil tersebut, Alien Mus menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPP Golkar yang hadir, termasuk Muhammad Sarmuji, Sari Yuliati, Wihaji, dan Dyah Roro Esti.
Ia menilai kehadiran Ketua Umum menjadi dorongan besar bagi kader di daerah untuk semakin solid. Alien juga mengajak seluruh kader Golkar di Maluku Utara untuk kembali bersatu pasca-Musda dan memperkuat konsolidasi partai ke depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




