Disentil Yenny Wahid, Jansen Demokrat: Ampun Mbak
Sabtu, 12 Agustus 2023 | 11:31 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Sekjen (Wasekjen) Partai Demokrat Jansen Sitindaon membalas sentilan Yenny Wahid dalam perbincangan di media sosial Twitter atau X. Yenny sebelumnya merespons penolakan Jansen soal isu bakal menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan.
"Hehe. Ampunn Mbak. Kalau soal dukung mendukung siapa — karena perdebatan ini terkait politik dan pemilu besok — ya kembali pada sikap, keyakinan dan pilihan jenengan, Mbak," cuit Jansen melalui akun X @jansen_jsp yang dikutip Sabtu (12/8/2023).
Dalam cuitannya, Jansen menilai Yenny menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Untuk itu, Jansen merasa Yenny Wahid tidak membawa perubahan jika menjadi cawapres Anies.
"Idealnya menurut saya kandidatnya ya bukan bagian rezim. Biar kontras sekalian. Itulah sikap saya. Karena bagi saya itulah gunanya pemilu dan diharapkan terjadi di pemilu. Ada perbedaan jelas antarkandidat. Jika tidak, nama 'perubahan' ini diubah saja. Karena nama 'merek' itu vital, jadi panduan bagi pemilih, jadi pembeda dalam kebijakan yg akan diambil ke depan," ungkap dia.
Jansen menegaskan perbedaan pilihan dukungan merupakan hal yang wajar. Ia pun mengenang saat mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 lalu.
"Sekarang Pak Prabowo yang saya dukung dulu sudah jadi bagian rezim dan pemerintahan. Jika koalisi perubahan ini terus lanjut dan maju sampai pendaftaran (tidak bubar di tengah jalan). Maka pilihan politik saya berikutnya tentunya bersebrangan dengan beliau termasuk dengan banyak kawan-kawan saya yang lain yang dulu satu barisan. Namun, namanya kawan ya tetap selamanya kawan, walau pilihan politik skrg berbeda dan nanti mungkin kami akan berdebat keras tentang banyak hal di banyak tempat," ungkap Jansen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




