Dukung Gus Yaqut, LBH Ansor Bakal Laporkan Politisasi Agama dalam Pemilu 2024
Senin, 2 Oktober 2023 | 18:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - LBH Ansor mengatakan akan melaporkan pihak-pihak yang melakukan politisasi agama dalam Pemilu 2024. Pernyataan tersebut dinyatakan LBH Ansor, setelah pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) yang meminta masyarakat tak memilih bakal capres yang punya rekam jejak melakukan politisasi agama saat pemilu.
"Salah satu yang potensial memicu konflik adalah politisasi agama. Sejarah telah mengajarkan kepada kita bahwa politisasi agama hanya akan mendatangkan pertikaian umat manusia dan kehancuran peradaban," kata Ketua LBH Ansor Pusat, Abdul Qodir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/10/2023).
LBH Ansor menilai Pemilu 2024 menjadi momen krusial dalam perjalanan Indonesia. Untuk itu, LBH Ansor menegaskan bahwa Pemilu 2024 harus berlangsung dengan transparan dan jujur. Oleh karena itu, semua potensi yang dapat memicu konflik harus dihindari.
"LBH Ansor melihat gejala politisasi agama semakin tampak, apalagi ketika sudah ada yang hendak menjadikan rumah ibadah sebagai ruang kampanye politik, padahal aturan mainnya sudah sangat tegas melarang," ungkap Qodir.
Ia menekankan bahwa semua peserta pemilu, terutama calon presiden dan calon wakil presiden, harus menjauhi upaya politisasi agama demi ambisi politik.
"LBH Ansor akan membantu dalam pengawasan Pemilu 2024 berdasarkan instruksi dari ketua umum PP GP Ansor. Kami akan melaporkan kepada Bawaslu dan lembaga terkait di berbagai daerah jika ada tindakan politisasi agama yang terjadi dalam setiap tahapan Pemilu, baik dari peserta pemilu maupun tim kampanyenya," kata Qodir.
LBH Ansor juga membuka pusat pengaduan di 170 lokasi di seluruh Indonesia yang dapat dimanfaatkan masyarakat, apabila melihat tindakan penggunaan agama dalam politik atau politisasi agama. LBH Ansor juga akan memberikan pendampingan dan melakukan pengawalan terhadap pelaporan tersebut ke lembaga pengawas Pemilu 2024.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




