Survei Charta Politika: Demokrat, PAN, dan PPP Berpotensi Tak Lolos Masuk Senayan
Senin, 6 November 2023 | 18:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Survei terbaru Charta Politika Indonesia menunjukkan tiga partai parlemen saat ini berpotensi gagal masuk Senayan jika pemilihan legislatif diselenggarakan saat survei berlangsung. Ketiga partai tersebut adalah Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Survei Charta Politika ini dilakukan pada 26-31 Oktober 2023, melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 2.400 responden, yang tersebar di 38 provinsi. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± 2,0% pada tingkat kepercayaan 95%.
BACA JUGA
KPU Ungkap Satu Eks Terpidana Korupsi Tak Penuhi Syarat Pencalonan Legislatif, Berinisial IG
"Beberapa partai yang masih harus bertarung untuk mengejar parliamentary threshold, ada Demokrat, PAN, PPP," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dalam rilis survei secara daring bertajuk 'Peta Elektoral Pasca Putusan MK & Pendaftaran Capres-Cawapres', Senin (6/11/2023).
Survei Charta Politika menunjukkan bahwa ketiga partai tersebut tidak mencapai angka parliamentary threshold 4 persen, yakni Demokrat di angka 3,8 persen, PPP 3,4 persen dan PAN 3,1 persen. Sementara partai non-parlemen belum mampu meraih elektabilitas 4 persen, seperti Perindo Perindo 2,8 persen, PSI 0,9 persen, Hanura 0,7 persen, dan PBB 0,4 persen.
Urutan pertama elektabilitas partai, tetap ditempati oleh PDIP dengan angka elektabilitas 26,3 persen dan disusul Gerindra dengan elektabilitas 17,8 persen.
"Partai Golkar, PKB, dan Nasdem bisa kita katakan cenderung berimbang, jadi saya tidak bisa katakan ada peringkat tiga karena bisa Golkar, PKB, dan Nasdem, mereka ada dalam kondisi yang cukup berimbang," pungkas Yunarto.
Hasil elektabilitas partai versi survei Charta Politika Indonesia:
PDIP: 26,3%
Gerindra: 17,8%
Golkar: 8,1%
PKB: 7,9%
Nasdem: 7,6%
PKS: 6,9%
Demokrat: 3,8%
PPP: 3,4%
PAN: 3,1%
Perindo: 2,8%
PSI: 0,9%
Hanura: 0,7%
PBB: 0,4%
Gelora: 0,3%
Buruh: 0,2%
Garuda: 0,1%
Ummat: 0%
TT/TJ: 9,8%
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




