Pemilu 2024, Jokowi: Jangan Coba-coba Ada yang Intervensi
Rabu, 8 November 2023 | 16:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak boleh ada yang mengintervensi penyelenggaraan Pemilu 2024. Hal ini disampaikannya saat Rapat Koordinasi Penyelenggara Pemilu Tahun 2023 di Grand Sahid Jaya Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Jokowi sendiri heran banyak pihak yang menyampaikan pemilu Indonesia mudah diintervensi, padahal terdapat para saksi dari partai politik hingga aparat kepolisian yang berjaga di setiap tempat pemungutan suara (TPS), serta terbuka diawasi oleh media dan masyarakat.
"Banyak yang menyampaikan bahwa pemilu kita ini gampang diintervensi. Diintervensi dari mana? Di setiap TPS itu ada saksi partai-partai. semua TPS ada saksi dari partai-partai, belum juga aparat yang juga ada di dekat TPS, artinya apa? Pemilu ini pemilu yang sangat terbuka bisa diawasi oleh siapa saja, oleh masyarakat dan oleh media dan lain-lain," kata Jokowi.
“Jadi jangan ada yang mencoba coba untuk mengintervensi, karena jelas sangat sangat sulit, karena di TPS tadi saya sampaikan ada saksi-saksi dari partai-partai politik,” sambungnya.
Jokowi pun mengingatkan agar penyelenggara pemilu mempersiapkan secara detail, turun secara langsung ke lapangan, serta memanfaatkan kemajuan teknologi.
"Kalau bisa gunakan teknologi terkini karena tadi anggarannya sudah naik 200 persen untuk DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu). Lakukan inovasi dengan masukan-masukan dari rakyat sehingga kita bisa menjaga suhu politik tetap kondusif tetap aman dan damai," pungkasnya.
Selain itu, Jokowi menuturkan, penyelenggaraan Pemilu 2024 harus dikelola secara akuntabel, berintegritas, serta pengelolaan mekanisme distribusi dan pengamanan.
"Bagaimana mewujudkan kontestasi yang berkualitas, kontestasi yang damai kontestasi yang sejuk, kontestasi yang tanpa hoaks, kontestasi yang tanpa ujaran-ujaran kebencian. Sehingga kontestasi ini bisa menghasilkan solusi-solusi bagi masalah-masalah yang dihadapi bangsa kita," ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




