Vox Point Indonesia Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu 2024
Kamis, 11 Januari 2024 | 22:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohanes Handojo Budhisedjati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam Pemilihan Umum 2024 baik pilpres, pileg, maupun pilkada.
Menurut Handojo, jika kita mencintai Bangsa Indonesia, maka harus ikut berperan dalam menentukan pemimpin, baik eksekutif maupun legislatif.
"Harus ada kesadaran bersama bahwa bangsa ini harus dimulai dengan terlibat di dalam politik. Karena melalui politik kita bisa menentukan nasib bangsa Indonesia ke depan. Untuk itu, mari gunakan kewajiban kita sebagai warga negara, ikut berpartisipasi di bidang politik. Mari gunakan hak politik menentukan siapa yang paling cocok sesuai hati nurani," ujar Handojo dalam pidato politik seusai perayaan ekaristi awal tahun Vox Point Indonesia di Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2024).
Handojo juga mengingatkan agar semua masyarakat dapat menentukan pilihan politik sesuai pandangan dan pilihan masing-masing orang. Yang terpenting, kata dia, melaksanakan pemilu dengan riang gembira serta harus saling mendukung dan menghargai semua pilihan politik sesuai hati nurani.
"Kita kedepankan politik bermartabat dan menjunjung tinggi politik akal sehat. Jangan karena beda pilihan politik kita bermusuhan. Mari, kita memberi edukasi yang baik dengan menciptakan politik yang santun, sehingga Pemilu 2024 berjalan lancar dan aman sesuai konstitusi," tandas dia.
Handojo juga mengatakan kehidupan toleransi beragama selama 2023 berjalan cukup baik. Kendati masih terjadi beberapa peristiwa di berbagai daerah, hal itu tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap situasi berbangsa dan bernegara.
"Kehidupan toleransi beragama selama tahun 2023 berjalan cukup baik. Ada beberapa kasus terjadi misalnya pelarangan beribadah, penutupan akses untuk beribadah masih terjadi. Namun, mempertimbangkan kompleksitasnya maka secara keseluruhan masih dalam batas kewajaran," tutur Handojo.
Sebagai ormas Katolik yang bergerak di bidang kaderisasi dan edukasi politik, Vox Point Indonesia juga memberikan beberapa pandangan yang objektif terkait hal yang perlu dibenahi. Catatan tersebut berdasarkan kondisi riil kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.
Pertama, penegakan hukum masih harus menjadi perhatian serius. Sebab, masalah tebang pilih masih saja menjadi perhatian masyarakat. Kedua, pemerintah ke depan perlu memperkuat ekonomi kerakyatan. Ketiga, kenaikan harga masih dirasakan sebagian masyarakat dan memerlukan perhatian pemerintah.
"Masalah ketenagakerjaan perlu perhatian serius pemerintah. Karena ketimpangan pencari kerja dengan banyaknya tenaga kerja asing yang bekerja di dalam negeri yang sudah tidak terseleksi secara benar. Penggunaan tenaga kerja asing untuk pekerja kasar makin banyak sehingga mempersempit kesempatan kerja tenaga kerja Indonesia," jelas Handojo.
Keempat, Vox Point Indonesia menilai pemerintah telah bekerja maksimal untuk menyukseskan Pemilu 2024. Hanya saja, kata Handojo, peserta pemilu perlu introspeksi menyeluruh termasuk saling menyalahkan dengan alasan yang dibungkus moral dan etika.
"Tetapi tanpa merasa pihaknya juga melakukan pelanggaran etika dan moral. Secara singkat dapat dikatakan untuk jangan politisasi etika dan moral untuk menyerang pihak lain," tegasnya.
Perayaan ekaristi awal tahun Vox Point Indonesia berlangsung setiap tahun sejak berdiri 12 Maret 2016. Perayaan Ekaristi kali ini dipimpin Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KWI Romo Agustinus Heri Wibowo, Pr. Hadir para Dewan Penasihat, Dewan Pakar dan Pengurus DPN Vox Point Indonesia, DPD Vox Point Indonesia Banten, DKI Jakarta, DPW Bekasi, DPW Depok dan tamu undangan lainnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




