ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jimly Asshiddiqie Sebut Wacana Pemakzulan Presiden Jokowi Aneh

Minggu, 14 Januari 2024 | 10:43 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Jimly Asshiddiqie.
Jimly Asshiddiqie. (Antara/Bayu Pratama S)

Jakarta, Beritasatu.com - Wacana pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan ini muncul jelang pemungutan suara Pemilu 2024. Wacana tersebut dinilai sebagai suatu keanehan.

Demikian disampaikan mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie di akun X resminya @JimlyAs, Minggu (14/1/2024). "Aneh, satu bulan ke pemilu kok ada ide pemakzulan presiden," ujarnya.

Menurut anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini, pemakzulan terhadap Presiden Jokowi merupakan hal yang tidak mungkin. Kecuali, wacana tersebut dilontarkan hanya untuk mengalihkan perhatian karena panik atau takut kalah pada Pilpres 2024.

"Satu bulan ini, mana mungkin dicapai sikap resmi 2/3 anggota DPR dan dapat dukungan 2/3 anggota MPR setelah dari MK," kata Jimly.

ADVERTISEMENT

Mengenai wacana tersebut, guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (GB FHUI) ini mengajak semua pihak fokus menyukseskan Pemilu 2024. "Mari fokus saja sukseskan pemilu," ucap Jimly.

Sebelumnya, wacana pemakzulan Presiden Jokowi terlontar saat Menko Polhukam Mahfud Md bertemu dengan 22 tokoh dari Petisi 100 di kantor. "Mereka minta pemakzulan Pak Jokowi, minta pemilu tanpa Pak Jokowi," katanya di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (9/1/2024).

Mahfud mempersilakan jika ada yang ingin memakzulkan Presiden Jokowi. Menurut dia, ada lima syarat yang harus dipenuhi untuk memakzulkan seorang presiden.

"Itu silakan saja kalau ada yang melakukan itu. Tetapi berdasarkan Undang-Undang Dasar (UUD) untuk memakzulkan presiden itu ya syaratnya lima. Satu, presiden terlibat korupsi, terlibat penyuapan, melakukan penganiayaan berat, atau kejahatan berat, misalnya membunuh atau apa dan sebagainya," kata Mahfud di Surabaya, Rabu (10/1/2024).

"Lalu yang keempat melanggar ideologi negara. Nah yang kelima, melanggar kepantasan, melanggar etika gitu," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hercules Klaim Pernah Ditawari Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo

Hercules Klaim Pernah Ditawari Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo

NASIONAL
KPK Tak Temukan Bukti Uang Korupsi Taspen Mengalir ke Pilpres 2024

KPK Tak Temukan Bukti Uang Korupsi Taspen Mengalir ke Pilpres 2024

NASIONAL
Santai Bahas Rivalitas, Prabowo: Anies Bikin Mak-mak Kasihan ke Saya

Santai Bahas Rivalitas, Prabowo: Anies Bikin Mak-mak Kasihan ke Saya

NASIONAL
Prabowo: Saya Enggak Dendam Sama Anies, Dia yang Bantu Aku Menang

Prabowo: Saya Enggak Dendam Sama Anies, Dia yang Bantu Aku Menang

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon