ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Risma dan Luluk Terlalu Bertumpu Jaringan Partai, Khofifah di Atas Angin pada Pilgub Jatim 2024

Senin, 2 September 2024 | 17:00 WIB
TR
R
Penulis: Thomas Rizal | Editor: RZL
Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu menjadi pembicara saat FGD Politik: Menguak peta kekuatan calon Pilkada di 6 Provinsi Strategis (Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, dan Sumut), di Kantor B Universe, PIK 2, Tangerang, Senin (2/9/2024).
Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu menjadi pembicara saat FGD Politik: Menguak peta kekuatan calon Pilkada di 6 Provinsi Strategis (Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, dan Sumut), di Kantor B Universe, PIK 2, Tangerang, Senin (2/9/2024). (Investor Daily/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com - Peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu, menilai pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak memiliki keunggulan ketimbang dua kandidat lainnya, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim. Khofifah dinilai lebih unggul dari Risma dan Luluk, meski ketiganya sama-sama merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU).

"Secara elektoral, Khofifah berpeluang lebih tinggi dibandingkan Risma dan Luluk. Sebagai petahana dan menguasai jaringan Muslimat NU, Khofifah relatif di atas angin," kata Yohan dalam focus group discussion (FGD) yang digelar di kantor B-Universe, PIK 2, Tangerang, Senin (2/9/2024).

Yohan juga menilai Khofifah cenderung dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berdampak positif secara politik.

ADVERTISEMENT

"Kekuatan Risma dan Luluk lebih bertumpu pada jaringan partai pengusungnya, yakni PDIP (Risma) dan PKB (Luluk)," tambah Yohan.

Ia juga menilai baik Khofifah, Risma, atau Luluk, sama-sama memiliki latar belakang NU.

"Ketiganya memiliki kedekatan emosional dengan basis-basis nahdliyin. Khofifah tentu lebih memiliki keuntungan karena menguasai jaringan Muslimat NU," ungkapnya.

Yohan juga menilai, majunya tiga kandidat bakal calon gubernur perempuan, membuktikan masyarakat Jawa Timur lebih terbuka dengan pemimpin perempuan.

"Pilkada Jatim 2024 yang menyuguhkan tiga karakter perempuan sebagai bakal calon gubernur memberikan sinyal karakter pemilihnya yang relatif terbuka. Khofifah secara elektoral memang lebih unggul, tetapi bukan berarti menutup peluang Risma dan Luluk yang mengandalkan jaringan partai," kata Yohan.

Diketahui, pada Pilgub Jatim 2024, pasangan Khofifah-Emil didukung oleh 15 partai, yakni Gerindra, Golkar, Demokrat, Nasdem, Perindo, PAN, PKS, PPP, PSI, PKN, PBB, Partai Gelora, Partai Buruh, Partai Garuda, dan Partai Prima.

Sementara itu, pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta didukung oleh PDIP dan Hanura. Adapun, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim didukung oleh PKB.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemprov Jatim Targetkan Tanam Padi pada Lahan 2,43 Juta Ha Tahun Ini

Pemprov Jatim Targetkan Tanam Padi pada Lahan 2,43 Juta Ha Tahun Ini

JAWA TIMUR
Khofifah: Jatim Siap Jadi Lumbung Talenta Nasional

Khofifah: Jatim Siap Jadi Lumbung Talenta Nasional

JAWA TIMUR
Pemprov Jatim Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah, Ini Aturannya

Pemprov Jatim Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah, Ini Aturannya

NASIONAL
Dilepas Khofifah, Jemaah Haji Kloter 1 Jatim Terbang ke Tanah Suci

Dilepas Khofifah, Jemaah Haji Kloter 1 Jatim Terbang ke Tanah Suci

NASIONAL
Jawa Timur Kerja Sama Sister Province dengan Alexandria Mesir

Jawa Timur Kerja Sama Sister Province dengan Alexandria Mesir

JAWA TIMUR
Soal Dugaan Pungli di Kantor ESDM Jatim, Khofifah: Kami Hormati Proses

Soal Dugaan Pungli di Kantor ESDM Jatim, Khofifah: Kami Hormati Proses

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon