ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pendaftaran Pilkada Diperpanjang di 43 Daerah, KPU Sebut Ada Potensi Tambah Bakal Cakada

Rabu, 4 September 2024 | 20:11 WIB
MH
IC
Penulis: Mita Amalia Hapsari | Editor: CAH
Ketua KPU Mochammad Afifuddin.
Ketua KPU Mochammad Afifuddin. (Beritasatu.com/Mita Amalia Hapsari)

Jakarta, Beritasatu.com - KPU memutuskan memperpanjang masa pendaftaran bakal calon kepala daerah (cakada) di 43 daerah hingga 4 September 2024. Ketua KPU Mochammad Afifuddin mengatakan perpanjangan masa pendaftaran berpeluang menambah jumlah pendaftar agar daerah tersebut tidak hanya memiliki calon tunggal.

"Menurut informasi yang kami dapatkan ada beberapa daerah yang memang berpotensi atau sudah ada yang mendaftar, yaitu di Kabupaten Bowalemo, Provinsi Gorontalo dan juga di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara," ungkap Afif seusai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/9/2024). 

Namun, Afif mengatakan terdapat beberapa bakal cakada yang mendaftar pada masa penambahan gagal memenuhi persyaratan. 

ADVERTISEMENT

"Ada juga pendaftar di beberapa tempat lain yang menurut update dari teman-teman belum bisa diterima karena ada persyaratan yang belum terpenuhi, yaitu persetujuan tertulis dari koalisi pendaftar yang sudah melakukan pendaftaran di periode pendaftaran 27-29 kemarin," jelas dia. 

Ia menyampaikan bahwa perpanjangan masa pendaftaran ini dilakukan KPU sebagai bagian dari upaya untuk menekan atau untuk membuka peluang agar potensi calon tunggal semakin minim.

"Tentu situasinya tidak hanya bergantung terhadap apa yang sudah dilakukan oleh KPU tetapi bergantung juga pada peserta atau calon peserta pemilu atau pilkadanya," imbuh dia. 

Jika hingga masa perpanjangan pendaftaran berakhir tetapi suatu daerah hanya memiliki satu bakal cakada, Afif menuturkan akan melakukan konsultasi ke DPR. 

"Kami akan melakukan konsultasi ke pembuat undang-undang, ke DPR. Insyaallah awal minggu depan akan terjadwal. Surat permohonan konsultasi sudah kami kirimkan hari ini. Itu untuk menjawab situasi jika di daerah yang ada calon tunggal yang menang kota kosong," pungkas Afif. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Dalami Peran Tim 8 Sudewo sejak Pilkada 2024

KPK Dalami Peran Tim 8 Sudewo sejak Pilkada 2024

NASIONAL
7 Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK meski Belum Setahun Menjabat

7 Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK meski Belum Setahun Menjabat

NASIONAL
Ini 4 Provinsi Paling Tinggi Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024

Ini 4 Provinsi Paling Tinggi Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024

NASIONAL
KPU Tetapkan Nanda-Anton sebagai Bupati dan Wabup Pesawaran Terpilih

KPU Tetapkan Nanda-Anton sebagai Bupati dan Wabup Pesawaran Terpilih

NASIONAL
Honor PPS Mandek, Kejari Sigi Usut Dugaan Korupsi Dana Pilkada

Honor PPS Mandek, Kejari Sigi Usut Dugaan Korupsi Dana Pilkada

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon