Sosok Respati Achmad Ardianto dan Astrid Widayani yang Maju Pilkada Solo 2024
Rabu, 18 September 2024 | 14:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Respati Achmad Ardianto resmi mencalonkan diri sebagai bakal calon wali kota (Bacawalkot) Solo dalam Pilkada 2024. Ia dipasangkan oleh Astrid Widayani yang mencalonkan diri sebagai bakal calon wakil wali kota (Bacawawalkot) Solo.
Keduanya telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (29/8/2024).
Respati Achmad Ardianto merupakan pengusaha muda sekaligus ketua BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Solo periode 2023-2026. Sedangkan wakilnya Astrid Widayani adalah rektor di Universitas Surakarta (Unsa).
Diketahui, Respati Achmad Ardianto adalah sosok yang menggantikan Mangkunegara X atau Gusti Bhre yang mendadak mundur akibat tidak dapat restu dari keluarga.
Sejak awal, nama Respati Achmad Ardianto memang sudah dipersiapkan oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus Solo sebagai rencana B apabila Gusti Bhre tidak bersedia untuk mencalonkan diri.
Pasangan ini diusung oleh 11 partai politik, di antaranya enam parpol parlemen dan lima parpol nonparlemen lainnya.
Parpol parlemen tersebut meliputi Partai Gerindra, Golkar, PKB, PKS, PSI, dan PAN. Sedangkan parpol nonparlemen, di antaranya Partai Nasdem, PPP, Partai Demokrat, Perindo, dan Partai Gelora.
Dari partai pengusungnya, pasangan Respati-Astrid memperoleh 25 kursi dari total 45 kursi di DPRD Solo Periode 2024-2029.
Jika dilihat dari perolehan suara, parpol pengusung pasangan Respati-Astrid telah mengantongi suara sebanyak 200.860 suara sah.
Berdasarkan PKPU Nomor 10 tahun 2024 parpol pengusung Respati-Astrid telah memenuhi syarat minimal suara sah sebanyak 8,5% dari total suara pada Pileg DPRD Kota Surakarta 2024 atau sekitar 29.987 suara sah.
Pasangan ini nantinya akan bertarung melawan Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho yang diusung oleh PDIP dan Partai Buruh.
Lantas, siapakah sosok Respati Achmad Ardianto dan Astrid Widayani? Berikut ini profil dan perjalanan kariernya.
Profil Respati Achmad Ardianto
Sosok yang akrab disapa Respati Ardi ini merupakan pria kelahiran 31 Maret 1988. Nama Respati Ardi sudah tidak asing di Kota Bengawan terlebih di kalangan pengusaha.
Respati Ardi adalah seorang pengusaha muda sekaligus ketua BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Solo periode 2023-2026. Sebelumnya, dia juga tercatat sudah dua kali menjabat sebagai wakil ketua BPC HIPMI Surakarta.
Pria berusia 36 tahun ini memiliki latar belakang pendidikan hukum. Ia merupakan lulusan fakultas hukum di Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 2011. Setelah lulus S-1, Respati kembali lanjutkan pendidikan S-2 dengan mengambil jurusan Nljotariat di fakultas hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus pada 2014.
Respati Ardi sukses tidak hanya di dunia pendidikan, tetapi juga dalam karier profesional. Dari 2011 hingga 2014, dia bekerja sebagai legal manager di PT Tiara Ardi Pratama.
Setelah itu, dia menjadi law intern di Yayek Hartini Notary Office. Saat ini, Respati menjabat sebagai direktur di beberapa perusahaan, termasuk PT Limaraya Sejahtera Energi, PT Mas Fogger Indonesia, PT Putrojoyo, dan PT Tiara Ardi Pratama.
Dalam dunia politik, Respati Ardi, yang merupakan suami Vennesa Winastesia pemilik Batik Puspawijaya, dikenal sebagai salah satu pengurus DPC Partai Gerindra Kota Solo dan menjabat sebagai bendahara.
Profil Astrid Widayani
Astrid Widayani, yang akrab dipanggil Astrid, memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang manajemen. Ia meraih gelar sarjana sastra dari Universitas Diponegoro (Undip) pada 2008, lalu gelar master dalam jurusan manajemen strategis dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2012.
Astrid melanjutkan studi di Business School Lausanne (BSL) dan memperoleh gelar doktor of business administration.
Astrid aktif dalam berbagai organisasi pemuda, seperti Wadah Musik Sastra di Undip, Komunitas Denok Kenang Semarang, Paguyuban Duta Wisata Jawa Tengah, dan Solo Mengajar Kelas Inspirasi. Ia juga menjadi CEO komunitas Direct English Solo dan founder Youth Reinforcement Program Indonesia.
Sebelum menjadi rektor Universitas Sebelas April (Unsa) untuk periode 2023-2027, Astrid memulai kariernya sebagai dosen di Unsa. Ia juga pernah menjabat sebagai direktur keuangan dan administrasi di Holding Group Unsa dan Akademi Pariwisata Widya Nusantara.
Pada 2015, Astrid menjadi ketua Yayasan Pendidikan Widya Nusantara, dan pada 2017, dia menjabat sebagai ketua Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta.
Astrid, yang berusia 36 tahun, juga aktif sebagai pengusaha di bidang edupreneur dan terlibat dalam organisasi pengusaha di Solo.
Ia adalah wakil ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Surakarta, wakil ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta, dan ketua umum Kamar Entrepreneur Indonesia (Keind) Jawa Tengah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




