Cagub Jawa Timur Khofifah Prioritaskan Berkampanye di Pasar
Sabtu, 12 Oktober 2024 | 16:21 WIB
Blitar, Beritasatu.com - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa melakukan blusukan ke Pasar Templek, Kelurahan Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Sabtu (12/10/2024). Selain berdialog dengan pedagang, Khofifah ingin memastikan harga bahan pokok masih stabil.
Khofifah mengatakan selama masa kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024, ia kerap berkunjung ke pasar tradisional dan berdialog dengan pedagang pasar. Khofifah mengaku mendapatkan dukungan, spirit dan doa dari pedagang untuk melanjutkan memimpin Jawa Timur.
"Hampir setiap saya kunjungan di daerah prioritasnya pagi hari ke pasar. Lokasi pasar ini adalah tempat pertemuan antarpedagang lintas daerah lintas provinsi. Berada di pasar selalu mendapatkan semangat luar biasa, saya dapat doa termasuk pembelian terakhir 'bu menang ya, dahulu saya coblos ibu dan sekarang akan coblos lagi'. Bahasa yang bisa memberikan semangat kerja," kata Khofifah di Pasar Templek, Kota Blitar.
Menurut Khofifah dari pantauan yang dilakukannya di sejumlah pasar di Blitar, saat ini harga bahan pokok masih stabil. Bahkan, produk yang dijual pedagang seperti sayur-sayuran juga berkualitas.
"Jadi, mereka beri rekomendasi supaya harga tetap stabil. Pasar ini kualitas barangnya premium, saya melihat misalnya mereka jual wortel kualitasnya premium bagi orang seperti saya yang dari pasar ke pasar (kunjungan). Artinya gizi masyarakat selalu ter-support dengan baik," jelasnya.
Ia menambahkan, jika sayur di pasar kualitasnya baik maka secara otomatis makanan yang dimakan terutama untuk anak-anak gizinya juga bagus.
"Makan sayur penting untuk balita, harus mengutamakan sayur agar gizi anak tumbuh dengan baik," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




