ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sosok Arief Rohman dan Sri Setyorini yang Maju pada Pilkada Kabupaten Blora 2024

Jumat, 1 November 2024 | 17:05 WIB
MI
TE
Penulis: Muhammad Rizki Imami | Editor: TCE
Arief Rohman dan Sri Setyorini.
Arief Rohman dan Sri Setyorini. (Instagram/@Asri.berkelanjutan)

Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan nomor urut 1 pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Blora, Arief Rohman dan Sri Setyorini maju dalam Pilkada 2024 dengan diusung 12 partai politik.

Partai tersebut, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Perindo, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Gelora.

Dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora periode 2024-2029, PKB berhasil meraih 141.869 suara, Partai Gerindra 57.634 suara, Partai Golkar 61.430 suara, Partai Demokrat 37.955 suara, Partai Nasdem 56.357 suara, Partai Hanura 7.384 suara, PKS 32.631 suara, PAN 7.490 suara, Partai Perindo 34.930 suara, PKN 1.270 suara, PBB 37.955 suara, dan Partai Gelora 1.196 suara.

ADVERTISEMENT

Bagaimana sosok Arief Rohman dan Sri Setyorini? Berikut ini profil keduanya.

Profil Arief Rohman
Arief Rohman adalah bupati petahana Blora yang lahir pada 8 Maret 1980 di Blora, Jawa Tengah. Ia menyelesaikan pendidikan S-2 di bidang ilmu politik di Universitas Indonesia pada 2007, dan meraih gelar S-3 di bidang manajemen kependidikan dari Universitas Negeri Semarang pada 2024.

Perjalanan politik Arief dimulai sebagai staf khusus menteri negara pembangunan daerah tertinggal pada periode 2009-2014. Ia kemudian terpilih menjadi anggota DPRD Jawa Tengah untuk periode 2014-2019.

Namun, pada 2015, Arief mengundurkan diri karena terpilih sebagai wakil bupati Blora mendampingi Djoko Nugroho untuk periode 2016-2021. Pada 2021, Arief terpilih sebagai bupati Blora, dengan Tri Yuli Setyowati sebagai wakilnya.

Profil Sri Setyorini
Sri Setyorini, yang akrab dipanggil Bude Rini, lahir pada 29 Mei 1959. Ia menyelesaikan pendidikan wajib 12 tahun di Blora dan merupakan kakak dari Wakapolri Komjen Polisi Agus Andrianto.

Rini memiliki latar belakang bisnis yang kuat dan menjabat dalam berbagai posisi penting. Ia adalah direktur CV Karina dan komisaris utama Rumah Sakit Permata Blora untuk periode 2024-2029. Selain itu, Rini juga menjabat sebagai komisaris di Blora Karsa Karya Energi.

Dalam bidang organisasi, Rini aktif sebagai pengurus BPD Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Blora untuk periode 2022-2027 dan sebagai bendahara umum Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Blora (Ilusa) untuk periode yang sama.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

KPK: Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu Soal Biaya Politik

KPK: Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu Soal Biaya Politik

NASIONAL
Lembaga Survei Nilai Pilkada lewat DPRD Perlu Dikaji Ulang

Lembaga Survei Nilai Pilkada lewat DPRD Perlu Dikaji Ulang

NASIONAL
KPK: Pilkada Lewat DPRD Lebih Besar Risiko Transaksi Korupsi

KPK: Pilkada Lewat DPRD Lebih Besar Risiko Transaksi Korupsi

NASIONAL
Pilkada Mau Dikembalikan lewat DPRD, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Pilkada Mau Dikembalikan lewat DPRD, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

NASIONAL
Mensesneg: Tak Ada Agenda Ubah Sistem Pilpres dan Pilkada

Mensesneg: Tak Ada Agenda Ubah Sistem Pilpres dan Pilkada

NASIONAL
Komisi II DPR Tampung Usulan PDIP Soal E-Voting

Komisi II DPR Tampung Usulan PDIP Soal E-Voting

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon