Pergantian Sekjen, Cucu Somantri Perlu Pahami Statuta PSSI
Kamis, 16 April 2020 | 21:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pernyataan Wakil Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI Cucu Somantri yang mengatakan bahwa Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PSSI, Maaike Ira Puspita bakal naik jabatan menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria kembali menuai kritikan. Cucu diminta untuk memahami Statuta PSSI terkait kepengurusan organisasi itu.
Jika sebelumnya anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Haruna Sumitro yang menyebut Cucu membuat blunder dengan komentar yang bukan wewenangnya, kini giliran anggota Exco PSSI lainnya, yakni Yunus Nusi yang menyayangkan komentar Cucu itu.
"'Waketum Cucu Somantri harus memahami bunyi dan tafsir dari Statuta PSSI. Ranah penggantian Sekjen PSSI itu berada di ketua umum PSSI. Kalau asal Bicara, nanti terkesan tidak profesional dan berarti tidak menguasai masalah, khususnya soal Statuta PSSI. Di PSSI, bila salah bicara, maka akan menjadi bias,"' ujar Yunus Nusi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (16/4/2020).
Sebelumnya, Cucu mengatakan bahwa Wakil Sekjen PSSI akan mengisi posisi Sekjen yang ditinggal Ratu Tisha setelah mengundurkan diri. Sejumlah kalangan sempat menduga bahwa pernyataan Cucu itu merupakan pesanan Ketua Umum PSSI M Iriawan, karena Maaike adalah adik iparnya. Namun, anggapan itu ditepis.
"Aturan soal pengganti Sekjen PSSI sudah diatur dalam Statuta PSSI, di Pasal 42 Ayat 2. Hanya Ketua Umum yang dapat mengusulkan pengangkatan Sekretaris Jenderal. Namun, Ketua Umum dapat juga mengusulkan kepada Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk pemberhentian Sekretaris Jenderal PSSI. Jadi, pernyataan Pak Cucu itu tidak mendasar," ujar Yunus.
Pengamat sepak bola yang biasa menjadi komentar di televisi itu juga menyayangkan komentar Cucu. Menurutnya, seorang wakil ketua umum harus menguasai aturan internal, termasuk Statuta PSSI, sehingga ketika berbicara tidak keluar dari jalur dan ditertawakan banyak pihak.
"Seorang wakil ketua umum kok mengurusi pergantian sekjen. Itu bukan wewenangnya," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




