Ketum PSSI Harap Timnas Bergaung di Piala Dunia U-20
Jumat, 12 Juni 2020 | 13:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan berharap prestasi tim nasional (timnas) Indonesia bisa bergaung dan harus "bunyi" saat jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Saat ini, PSSI siap melaksanakan amanat Presiden Joko Widodo agar selain sukses penyelenggaraan, timnas Indonesia bisa mencapai prestasi maksimal.
"Sepakbola adalah cara untuk mengangkat harkat martabat bangsa. Kami siap melaksanakan arahan Presiden Jokowi bahwa prestasi timnas Indonesia harus 'bunyi' saat jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021," jelas pria yang akrab disapa Iwan Bule pada keterangan resmi PSSI, Jumat (12/6/2020).
Pernyataan itu diutarakan usai PSSI melakukan rapat virtual dengan manajer pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong bersama jajaran pengurus, Direktur Teknik Indra Sjafri, dan tokoh sepakbola yang juga Ketua Komite Pemilihan PSSI Syarif Bastaman.
Rapat ini membahas persiapan Timnas Indonesia yang akan berlaga di ajang internasional. Apalagi tahun depan Indonesia akan berlaga sekaligus menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Iwan Bule juga berharap agar Shin Tae-yong segera datang ke Indonesia. "Kami tadi ingin agar pelatih Shin Tae-yong harus terus berkomunikasi dengan Direktur Teknik PSSI (Indra Sjafri) terkait program Timnas. PSSI juga ingin agar pemusatan latihan Timnas digelar di Indonesia, meski digelar di Tanah Air kami harap para pemain harus fokus dan bekerja keras," ungkap dia.
Sementara Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi menegaskan, PSSI ingin Timnas Indonesia setidaknya bisa lolos dari fase grup di Piala Dunia U-20 2021. Setelah melewati tahapan itu, Timnas diharapkan bisa tembus babak delapan besar dan semifinal. "Tolok ukurnya adalah saat AFC U-19 Championsip di Uzbekistan pada Oktober nanti. Timnas harus menunjukkan prestasi maksimal di ajang resmi yang kita jadikan persiapan menuju Piala Dunia itu," kata Yunus Nusi.
Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri menambahkan bahwa saat ini PSSI sedang menyusun regulasi kompetisi lanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020 agar setiap klub wajib memainkan pemain usia 20 tahun. "Saya bersama Plt Sekjen PSSI (Yunus Nusi) dan Wasekjen PSSI (Maaike Ira) sudah bertemu Sesmenpora (Gatot S Dewa Broto) untuk berkoordinasi dan update persiapan Timnas Indonesia dan tuan rumah Piala Dunia U-20. Ada beberapa permintaan dari PSSI yang kami sampaikan kepada Kempora. Semoga dapat terwujud dan bermanfaat untuk Timnas Indonesia serta PSSI," kata Indra Sjafri.
Sementara Manager pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan bahwa saat ini dirinya dengan tim pelatih sedang memimpin pemusatan latihan secara virtual bersama Timnas U-19. Pemusatan latihan tersebut sudah berjalan sejak bulan April. "Persiapan akan terus kami lakukan demi pencapaian terbaik Timnas Indonesia. Kami juga tidak masalah bila pemusatan latihan harus dilakukan di Indonesia. Kami juga ingin melakukan pemusatan latihan di lapangan dan tentu uji coba dengan tim diatas kualitasnya dengan kami," ujar Shin Tae-yong.
Sementara Semenpora Gatot Dewa Broto menyerahkan sepenuhnya keputusan kompetisi kepada PSSI. Hanya saja, ia mengingatkan andai kompetisi dilanjutkan harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. "Yang jelas harus mengikuti protokol kesehatan dari Kempora. Penonton yang masuk harus patuh, cek suhu, pakai masker, jaga jarak, tidak sampai rapid test," kata Gatot.
Contohnya Stadion Utama Gelora Bung Karno yang kapasitasnya 70.000 penonton akan dipakai setengahnya. "Panpel harus menyiapkan segala cara, minimal layar lebar itu pun harus dijaga dengan ketat dengan protokol kesehatan," lanjut dia.
Kompetisi Liga 1 dan 2 sudah terhenti karena virus corona (Covid-19) sejak pertengahan Maret lalu. PSSI sengaja hentikan kompetisi sebagai antisipasi penyebaran Covid-19. Rencananya PSSI akan menggelar kompetisi untuk Liga 1 pada September atau Oktober mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




