Pique: Barcelona Butuh Perubahan Besar, Saya Siap Hengkang

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 06:54 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Bek Barcelona, Gerard Pique.
Bek Barcelona, Gerard Pique. (UEFA)

Lisabon, Beritasatu.com - Pemain senior Barcelona, Gerard Pique, menanggapi kekalahan telak timnya 2-8 saat menghadapi Bayern Muenchen, dalam laga perempat final Liga Champions, Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB. Menurut pemain berusia 33 tahun ini, Barcelona harus melakukan perubahan besar dan dirinya siap menjadi pemain pertama yang hengkang.

Barcelona kebobolan lebih dulu oleh gol yang dilesakkan Thomas Muller pada menit keempat. Namun klub Catalan ini berhasil menyamakan kedudukan tiga menit kemudian setelah bek Bayern Muenchen melakukan gol bunuh diri.

Namun Bayern Muenchen menunjukkan keperkasaan mereka dengan tiga gol beruntun yang dicetak Ivan Perisic (22), Serge Gnabry (27), serta gol kedua Mueller (31). Sehingga saat babak pertama selesai, pasukan Hansi Flick telah unggul 4-1.

Barcelona mengawali babak kedua dengan baik setelah Luiz Suarez memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4 pada menit ke-57. Namun gol ini seolah membuat Bayern Muenchen kembali terpicu. Mereka kembali mencetak empat gol tambahan yang masing-masing dilesakkan Jordi Alba (60), Joshua Kimmich (63 dan 85), Robert Lewandowski (82), dan Philippe Coutinho (85 dan 89).

Baca juga: Lolos ke Semifinal, Bayern Cukur Barca 8-2

Gerard, yang telah menyabet 20 trofi bergengsi sepanjang 12 tahun kariernya bersama Barcelona, bereaksi atas kekalahan memalukan ini. Dia menyatakan Barcelona harus melakukan perubahan besar. Kapten ketiga Barcelona ini juga siap menjadi pemain pertama yang hengkang jika klub menginginkannya.

Kekalahan di Stadion da Luz, Lisabon ini menjadi kekalahan terbesar Barcelona di kancah Eropa sekaligus mengakhiri musim ini tanpa gelar.

"Kami mencapai titik terendah," ujar Pique. Ini Bukan yang pertama, kedua, atau ketiga kalinya. Kami tidak berada di jalur yang benar," ungkapnya.

"Para pelatih dan pemain silih berganti datang dan pergi. Namun sudah cukup lama kami tak lagi mencapai prestasi puncak di level Eropa," kata mantan pemain Manchester United ini.

"Kami di klub harus berpikir dan melakukan perubahan yang diutuhkan klub, untuk Barca. Hasil malam ini tak bisa diterima oleh Barcelona," papar Pique.

"Ini hal yang berat namun ini akan berguna untuk sesuatu, bagi kami semua untuk memikirkannya," kata Pique lagi.

"Klub butuh perubahan. Saya bukan cuma bicara soal level pelatih dan pemain namun secara struktur klub juga butuh perubahan," imbuhnya.  

"Kami butuh darah baru untuk mengubah dinamika ini dan jika diperlukan saya akan menjadi pemain pertama yang hengkang," kata Pique. 

Barcelona akan menggelar pemilihan presiden klub pada musim panas 2021 untuk mencari penerus dari Josep Maria Bartomeu.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon