ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

10 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, 2.784 Warga Bertahan di Pengungsian

Jumat, 31 Januari 2025 | 10:32 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Banjir di kawasan permukiman Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Banjir di kawasan permukiman Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. (Beritasatu/Zhulfakar)

Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 10 rukun tetangga (RT) di Jakarta Barat masih tergenang banjir hingga Jumat (31/1/2025) pagi. Akibatnya,  2.784 warga yang tempat tinggalnya terendam masih bertahan di lokasi pengungsian.

"Untuk ruas jalan semua sudah surut," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Mohamad Yohan dikutip dari Antara.

Menurutnya sampai pukul 07.00 WIB, banjir masih menggenangi 10 RT, dari sebelumnya mencapai 29 RT yang terdampak. Ketinggian air berkisar 30 sampai 60 sentimeter (cm). Penghuninya masih mengungsi ke tempat lebih aman.

ADVERTISEMENT

"Yang masih tergenang ada tujuh RT di Kelurahan Cengkareng Barat, dan tiga RT di Kelurahan Tegal Alur," ujar Yohan.

Yohan memastikan, untuk ruas jalan yang sempat terendam banjir kini sudah surut, baik jalan di Jakarta Utara maupun Jakarta Barat.

Hingga kini sebanyak 2.784 orang masih mengungsi akibat banjir di Jakarta sejak Selasa (28/1/2025) malam.

Untuk warga yang masih mengungsi, kata Yohan, masing-masing berada di Kelurahan Cengkareng Barat sebanyak 107 jiwa diungsikan ke Masjid An Nur dan Gereja GPPK Palem. Sementara untuk warga Kelurahan Tegal Alur mengungsi di Musala Al Madin dan Masjid RW 015 sebanyak 692 jiwa.

"Ada juga 500 warga Kelurahan Rorotan yang mengungsi di Depo BCC," kata Yohan.

Ia juga mendata masih ada 1.485 jiwa dari Kelurahan Semper Barat yang mengungsi di RPTRA Triputa Persada Hijau, Rusun Embrio, Musala Al Barokah, TK Negeri Semper, Pos RW 06, Sekretariat Rusun Blok A, SDN 13, Musala Abu Turab, Masjid Annadzofah, Kantor Asrama DKI, Kantor Sekretariat RT 07/RW 08, Musala RT 01, SMAN 75.

Banjir yang melanda sebagian wilayah Jakarta diakibatkan hujan ekstrem sehingga membuat saluran air tidak mampu menampung air yang masuk dan meluap.

"Saluran air yang ada melebihi kapasitas daya tampung sehingga meluap mengakibatkan genangan (banjir di Jakarta)," kata Yohan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

JAKARTA
Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

JAKARTA
BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

JAKARTA
Jakarta Banjir Lagi, Pramono Anung Respons Keluhan Katon

Jakarta Banjir Lagi, Pramono Anung Respons Keluhan Katon

JAKARTA
Banjir Rendam Kedoya Selatan, Puluhan Warga Dievakuasi

Banjir Rendam Kedoya Selatan, Puluhan Warga Dievakuasi

JAKARTA
4 Cara Cek Banjir Jakarta Hari Ini secara Real Time

4 Cara Cek Banjir Jakarta Hari Ini secara Real Time

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon