ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jakarta Banjir Lagi, Pramono Anung Respons Keluhan Katon

Selasa, 5 Mei 2026 | 15:08 WIB
MH
DM
Penulis: Mita Amalia Hapsari | Editor: DM
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons keluhan musisi Katon Bagaskara terkait banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah Ibu Kota. Pramono menegaskan penanganan banjir terus dipercepat, termasuk melalui optimalisasi pompa dan sistem drainase.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons keluhan musisi Katon Bagaskara terkait banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah Ibu Kota. Pramono menegaskan penanganan banjir terus dipercepat, termasuk melalui optimalisasi pompa dan sistem drainase. (Beritasatu.com/Mita Amalia Hapsari)

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons keluhan musisi Katon Bagaskara terkait banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah Ibu Kota. Pramono menegaskan penanganan banjir terus dipercepat, termasuk melalui optimalisasi pompa dan sistem drainase.

Curah hujan tinggi sebelumnya menyebabkan 151 wilayah rukun tetangga (RT) terendam. Meski demikian, Pramono mengeklaim genangan dapat surut dalam waktu relatif singkat.

“Begitu banjir terjadi, saya langsung memerintahkan semua pompa diaktifkan. Itulah kenapa ketika hujan dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 08.000 WIB, dalam waktu 3-4 jam kemudian banjirnya sudah mulai surut,” ujarnya di Jakarta Timur, Selasa (5/5/2026).

ADVERTISEMENT

Banjir kali ini juga menjadi sorotan publik setelah Katon Bagaskara menyampaikan keluhannya melalui media sosial. Menanggapi hal tersebut, Pramono mengaku telah berkomunikasi langsung dengan vokalis KLa Project tersebut. “Saya juga berkomunikasi, termasuk dengan artis tersebut,” katanya.

Pramono tidak menampik curah hujan yang mendekati 200 milimeter per hari menjadi tantangan besar bagi infrastruktur Jakarta. Namun, ia memastikan upaya penanganan terus dilakukan secara maksimal.

Selain mengandalkan pompa, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah melakukan pengerukan sungai secara masif. Beberapa lokasi prioritas meliputi Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, hingga Sungai Ciliwung untuk meningkatkan kapasitas tampung air.

Meski demikian, Pramono menyoroti persoalan klasik yang kerap memperparah banjir, yakni penumpukan sampah di saluran air. “Saya berharap ketika tidak ada hujan selama dua minggu, sampah tidak menyumbat saluran. Itulah yang menyebabkan banjir meskipun curah hujannya di bawah 200 milimeter,” jelasnya.

Ia memastikan sebagian besar genangan akibat hujan deras sebelumnya telah surut. Pemprov DKI, kata dia, akan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem ke depan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banjir Rendam Kebon Pala Kampung Melayu, Tinggi Air Capai 1,4 Meter

Banjir Rendam Kebon Pala Kampung Melayu, Tinggi Air Capai 1,4 Meter

JAKARTA
AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

JAKARTA
Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

JAKARTA
BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

JAKARTA
Banjir Rendam Kedoya Selatan, Puluhan Warga Dievakuasi

Banjir Rendam Kedoya Selatan, Puluhan Warga Dievakuasi

JAKARTA
4 Cara Cek Banjir Jakarta Hari Ini secara Real Time

4 Cara Cek Banjir Jakarta Hari Ini secara Real Time

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon