ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dipantau KSP, Begini Suasana Hari Pertama CKG Siswa di MIN 8 Jaksel

Senin, 4 Agustus 2025 | 12:47 WIB
HM
SM
Penulis: Hanif Musyaffa | Editor: SMR
Foto bersama siswa MIN 8 Jakarta Selatan di sela pelaksanaan cek kesehatan gratis, Senin (4/8/2025).
Foto bersama siswa MIN 8 Jakarta Selatan di sela pelaksanaan cek kesehatan gratis, Senin (4/8/2025). (Beritasatu.com/Hanif Musyaffa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah mulai menjalani cek kesehatan gratis (CKG) bagi siswa, Senin (4/8/2025). Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Jakarta Selatan satu dari 12 sekolah pertama yang menyelenggarakan CKG siswa. 

Pelaksanaan CKG dimulai pukul 08.00 WIB bagi siswa kelas 1-6. Pemeriksaan dilakukan di tengah kegiatan belajar mengajar, sehingga murid datang bergantian ke ruang pemeriksaan dipandu oleh para guru dan petugas Kementerian Kesehatan.

Kepala Staf Presdien (KSP) Anto Mukti (AM) Putranto meninjau langsung pelaksanaan CKG di MIN 8 Jakarta Selatan. Menurutnya hari pertama CKG siswa sudah cukup baik. Meskipun mendapat reaksi yang beragam dari para murid.

ADVERTISEMENT

"Ini adalah cara preventif, sehingga anaka tidak perlu sakit dahulu baru berobat. Orang tua berperan penting agar anak ikut dalam program CKG ini," kata Anto Mukti Putranto.

Kepala Sekolah MIN 8 Jakarta Selatan juga berharap agar kondisi kesehatan murid bisa lebih terpantau dengan adanya CKG. Berdasarkan keterangannya, pada hari pertama ada 617 murid yang diperiksa dan akan dipantau terus perkembangannya selama mereka masih sekolah di MIN 8 Jakarta Selatan.

Pada 2025, pemerintah menargetkan sebanyak 53,2 juta peserta didik di seluruh Indonesia untuk mengikuti program CKG sekolah. Program ini akan menjangkau 282.317 satuan pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK, termasuk madrasah, pesantren, serta Sekolah Rakyat.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) program CKG Sekolah menyasar anak usia 7 hingga 17 tahun dengan jenis pemeriksaan yang dilakukan disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Untuk SD/sederajat terdapat 13 jenis pemeriksaan, termasuk status gizi, tekanan darah, kebugaran fisik, gigi, mata, telinga, kesehatan mental, dan riwayat imunisasi.

Sementara itu, untuk SMP/sederajat, terdapat 15 jenis pemeriksaan, di antaranya skrining talasemia dan tes kadar hemoglobin melalui pengambilan darah sederhana di ujung jari. Selanjutnya, untuk siswa SMA/sederajat terdapat 14 jenis pemeriksaan, dengan penambahan aspek pemeriksaan kesehatan reproduksi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Dexa Group Temukan 67,8 Persen Warga Berisiko Penyakit Kronis

Dexa Group Temukan 67,8 Persen Warga Berisiko Penyakit Kronis

LIFESTYLE
Wanita 18 Tahun ke Atas Jadi Sasaran Skrining Lupus di Jakarta

Wanita 18 Tahun ke Atas Jadi Sasaran Skrining Lupus di Jakarta

JAKARTA
100 Juta Penduduk Indonesia Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis

100 Juta Penduduk Indonesia Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis

NASIONAL
Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis

Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis

MULTIMEDIA
Cek Kesehatan Gratis Jakarta Baru Jangkau 1,15 Juta Warga

Cek Kesehatan Gratis Jakarta Baru Jangkau 1,15 Juta Warga

JAKARTA
Penumpang KA Dapat Cek Kesehatan Gratis di Stasiun Lempuyangan

Penumpang KA Dapat Cek Kesehatan Gratis di Stasiun Lempuyangan

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon