Fakta Baru Kasus Kacab Bank: Ada 3 Klaster, Diduga Libatkan Aparat
Senin, 25 Agustus 2025 | 19:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Fakta baru terungkap dalam kasus penculikan dan pembunuhan kacab pembantu bank BUMN Muhammad Ilham Pradipta (37), di mana komplotan terbagi tiga klaster dan diduga melibatkan oknum aparat.
Kuasa hukum 4 tersangka dari klaster penculikan, Adrianus Agal mengungkap, komplotan pelaku diketahui terdiri dari tiga klaster dengan peran berbeda, mulai dari pengintai, tim penjemput atau penculik, hingga eksekutor.
“Jadi dari kasus pidana ini ada tiga klaster yakni pengintai, penjemput, dan eksekutor,” ujar Adrianus saat memberikan keterangan di Polda Metro Jaya, Senin (25/8/2025).
Ia juga menyebutkan adanya dugaan keterlibatan oknum aparat pada klaster eksekusi, meski enggan membeberkan lebih rinci. "Karena itu, kami telah mengajukan permohonan perlindungan hukum kepada panglima TNI dan kapolri," tutup Adrianus.
Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki kasus tersebut. Hingga kini, delapan orang pelaku telah diringkus di sejumlah lokasi, mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jawa Tengah, hingga Nusa Tenggara Timur.
Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku, termasuk motif di balik pembunuhan korban.
Kasus ini bermula ketika Muhammad Ilham Pradipta diculik oleh empat orang di area parkir sebuah pusat perbelanjaan di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).
Sehari kemudian, jasad korban ditemukan penggembala sapi di Kampung Karang Sambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Saat ditemukan, tangan, kaki, dan mata korban
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




