Jejak Kriminal Dwi Hartono: Pemalsuan Ijazah hingga Kasus Kacab Bank
Rabu, 27 Agustus 2025 | 07:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dwi Hartono alias Ferry yang kini diduga menjadi aktor intelektual kasus kematian kepala kantor cabang (kacab) pembantu sebuah bank, Muhammad Ilham Pradipta (37) ternyata memiliki rekam jejak panjang dalam dunia kriminal.
Nama Dwi pertama kali mencuat pada 2012 saat Polrestabes Semarang menangkapnya karena kasus pemalsuan ijazah dan praktik joki masuk universitas. Melalui bimbingan belajar miliknya, Smart Solution, Dwi menawarkan jalur belakang untuk calon mahasiswa dengan biaya mencapai Rp100 juta hingga Rp500 juta.
“Melalui bimbelnya, dia bisa mengubah ijazah IPS menjadi IPA. Bahkan ada paket masuk universitas dengan biaya ratusan juta rupiah,” ungkap Kapolrestabes Semarang saat itu, Kombes Pol Elan Subilan.
Modus yang dijalankan Dwi terbongkar setelah polisi menerima surat kaleng berisi daftar nama dan cara operasinya. Dari penyidikan, ia diketahui tidak hanya memalsukan dokumen, tetapi juga menyediakan jasa joki tes masuk universitas dengan memanfaatkan perangkat jam tangan pintar.
Meskipun pihak kampus sempat berupaya mencabut laporan, kepolisian menegaskan perkara tersebut merupakan pidana murni sehingga tetap diproses hukum.
Dwi Hartono alias Ferry terbukti bersalah memalsukan rapor dan ijazah sejumlah mahasiswa untuk masuk ke Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Dilansir dari direktori Mahkamah Agung, majelis hakim di Pengadilan Negeri Semarang memvonisnya 6 bulan penjara.
Lebih dari satu dekade kemudian, Dwi kembali menjadi sorotan. Kali ini, ia disebut sebagai aktor intelektual dalam kasus pembunuhan kacab bank BUMN yang jasadnya ditemukan di persawahan, Bekasi. Kasus ini kini masih dalam pengembangan penyidik Polda Metro Jaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




