ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pergerakan Kaki Kopilot Farhan di Smartwatch, Kabasarnas: Rekaman Lama

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:27 WIB
IO
JS
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: JJS
Tim SAR gabungan memeriksa serpihan pesawat ATR 42-500 milik IAT di Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu 18 Januari 2026. Tim SAR gabungan masih berusaha mengevakuasi para korban kecelakaan pesawat meski terkendala cuaca buruk.
Tim SAR gabungan memeriksa serpihan pesawat ATR 42-500 milik IAT di Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu 18 Januari 2026. Tim SAR gabungan masih berusaha mengevakuasi para korban kecelakaan pesawat meski terkendala cuaca buruk. (Antara Foto/Muchtamir)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menegaskan, rekaman langkah kaki di smartwatch milik kopilot pesawat ATR 42-500 Farhan Gunawan merupakan rekaman lama.

Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyebut, rekaman pergerakan smartwatch tersebut terjadi saat Farhan masih beraktivitas di Yogyakarta, bukan di lokasi jatuhnya pesawat.

"Terkait dengan pergerakan yang dari smartphone, kita sudah dibantu Polda Sulawesi Selatan dan yang bersangkutan sudah dimintai keterangan," kata Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii kepada wartawan di Komplek DPR/MPR, Selasa (20/1/2026).

ADVERTISEMENT

"Setelah dibuka, ternyata rekaman itu di beberapa bulan yang lalu waktu korban masih di Yogyakarta," tambahnya.

Ia menyampaikan, penyelidikan tersebut telah disampaikan kepada keluarga Farhan Gunawan. Kata dia, pihak keluarga mengaku, telah menerima penjelasan tersebut.

"Dan kita juga memahami perasaan keluarga makanya itu di-broadcast," ungkapnya.

Di sisi lain, meski menegaskan rekaman langkah kaki di smartwatch milik Farhan Gunawan merupakan rekaman lama, tetapi dia berharap korban tersisa ditemukan masih hidup.

Menurutnya, hal tersebut bisa terjadi apabila berkaca terhadap sejumlah kecelakaan pesawat yang terjadi seusai menabrak gunung.

"Saya sampaikan kita masih tetap mengharapkan ada mukjizat, ada korban yang bisa kita selamatkan dalam kondisi hidup," ucapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pesawat Pembawa Rombongan Penerjun Payung Jatuh di Missouri, 12 Tewas

Pesawat Pembawa Rombongan Penerjun Payung Jatuh di Missouri, 12 Tewas

INTERNASIONAL
Pesawat Cessna Jatuh Akibat Terbang Cepat, 5 Orang Tewas

Pesawat Cessna Jatuh Akibat Terbang Cepat, 5 Orang Tewas

INTERNASIONAL
Informasi Kronologis Penerbangan Charter Air Tractor AT-802 PK-PAA PT Pelita Air Service

Informasi Kronologis Penerbangan Charter Air Tractor AT-802 PK-PAA PT Pelita Air Service

NUSANTARA
Saksi Mata Sebut Posisi Pesawat Pelita Air Miring sebelum Jatuh

Saksi Mata Sebut Posisi Pesawat Pelita Air Miring sebelum Jatuh

NUSANTARA
Jenazah Pilot Pelita Air Dibawa ke RS Pratama Long Bawan di Nunukan

Jenazah Pilot Pelita Air Dibawa ke RS Pratama Long Bawan di Nunukan

NUSANTARA
Tiba di Lokasi Pesawat Pelita Air Jatuh, TNI Evakuasi Pilot Tewas

Tiba di Lokasi Pesawat Pelita Air Jatuh, TNI Evakuasi Pilot Tewas

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon