ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jakarta Perpanjang Modifikasi Cuaca, BMKG Yakin Tak Ada Risiko Baru

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:52 WIB
AT
RA
Penulis: Andrew Tito | Editor: RP
Ilustrasi hujan deras.
Ilustrasi hujan deras. (Freepik.com/Rawpixel)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta gencar melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) sejak pekan lalu, langkah ini sebagai salah satu strategi utama untuk mengendalikan risiko banjir. Di tengah kekhawatiran masyarakat soal dampak modifikasi cuaca, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan metode ini aman untuk diterapkan dan tidak memicu terbentuknya cuaca ekstrem baru.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto mengatakan, OMC tidak bekerja dengan menciptakan sistem cuaca baru. Menurutnya, teknik penyemaian awan atau cloud seeding hanya dilakukan pada awan yang sudah terbentuk secara alami di atmosfer.

“OMC dengan teknik penyemaian awan (cloud seeding) tidak menciptakan sistem cuaca dari nol,” ujar Tri saat dikonfirmasi pada Rabu (28/1/2026).

ADVERTISEMENT

Pemprov Jakarta terus mengandalkan OMC sebagai salah satu strategi utama untuk mengendalikan risiko banjir di Jakarta akibat curah hujan tinggi, dan buruknya sistem drainase. 

Sepanjang 2026, Pemprov Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp 31 miliar untuk pelaksanaan modifikasi cuaca, menyusul prediksi BMKG yang menyebut potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung.

Baca Juga: Kenapa Jakarta Masih Banjir meski Ada OMC? Ini Penjelasan Pramono

Operasi yang semula dijadwalkan berakhir pada 23 Januari 2026, akhirnya diperpanjang hingga 27 Januari 2026 sebagai langkah mitigasi lanjutan.

“Memang sekarang ini sedang terjadi cuaca ekstrem, dan BMKG sendiri sudah menyampaikan kepada kami untuk operasi modifikasi cuaca. Yang awalnya hanya akan kami lakukan sampai dengan 23 Januari 2026, akan kami perpanjang sampai dengan 27 Januari 2026,” kata Gubernur Jakarta Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Modifikasi Cuaca Disebut Berbahaya, BMKG Beri Penjelasan Ilmiah

Modifikasi Cuaca Disebut Berbahaya, BMKG Beri Penjelasan Ilmiah

NASIONAL
Jakarta Kembali OMC, 1.600 Kg Garam Dapur-Kapur Tohor Disemai di Udara

Jakarta Kembali OMC, 1.600 Kg Garam Dapur-Kapur Tohor Disemai di Udara

JAKARTA
BNPB Kerahkan 2 Pesawat OMC Dukung Pencarian Korban Longsor Cisarua

BNPB Kerahkan 2 Pesawat OMC Dukung Pencarian Korban Longsor Cisarua

JAWA BARAT
BMKG Ungkap Peran Modifikasi Cuaca dalam Mitigasi Banjir Jabodetabek

BMKG Ungkap Peran Modifikasi Cuaca dalam Mitigasi Banjir Jabodetabek

NASIONAL
Jakarta Lanjut Modifikasi Cuaca, 24 Ton Kapur Tohor Disemai di Udara

Jakarta Lanjut Modifikasi Cuaca, 24 Ton Kapur Tohor Disemai di Udara

JAKARTA
Cuaca Ekstrem Meningkat, Khofifah Akui OMC Jatim Terbatas

Cuaca Ekstrem Meningkat, Khofifah Akui OMC Jatim Terbatas

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon