ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jelang Imlek hingga Lebaran, Pramono: Stok Pangan di Jakarta Aman

Selasa, 3 Februari 2026 | 18:39 WIB
MH
RA
Penulis: Mita Amalia Hapsari | Editor: RP
Gubernur Jakarta Pramono Anung.
Gubernur Jakarta Pramono Anung. (Beritasatu.com/Rachmat Aminuddin)

Jakarta, Beritasatu.com – Menjelang perayaan Imlek, Ramadan, dan Idulfitri, Gubernur Jakarta Pramono Anung memastikan ketersediaan stok pangan di Jakarta, termasuk daging, masih dalam kondisi aman dan terkendali. Ia menegaskan pasokan bahan pangan dari daerah-daerah penghasil ke Jakarta hingga kini masih berjalan lancar.

“Saya selalu berkomunikasi dengan kepala daerah penghasil pangan di seluruh Indonesia yang menyuplai ke Jakarta untuk urusan pangan. Mudah-mudahan menyambut Imlek, puasa, dan Lebaran, persoalan pangan di Jakarta tidak menjadi persoalan, termasuk daging. Jadi sekarang juga kita sudah mempersiapkan untuk itu,” kata Pramono kepada awak media di Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026).

Senada dengan Pramono, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta, Hasudungan Sidabalok menyampaikan, jumlah ketersediaan pangan di Jakarta masih mencukupi, meskipun terjadi peningkatan kebutuhan pada sejumlah produk. 

ADVERTISEMENT

"Peningkatan kebutuhan pangan dengan presentase terbesar terjadi pada komoditas telur ayam yakni 7,50%, daging sapi dan kerbau sebesar 3,57% dan bawang putih naik 3,57%," kata Hasudungan saat dihubungi secara terpisah, Selasa (3/2/2026).

Hasudungan menjelaskan, salah satu langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan adalah melalui kegiatan pangan murah keliling yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan Provinsi Jakarta.

“Kegiatan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat terhadap pangan dengan harga terjangkau,” imbuhnya.

Selain itu, Pemprov Jakarta juga menjalankan program penyediaan dan pendistribusian pangan murah bagi kelompok masyarakat tertentu. Dalam program tersebut, penerima manfaat dapat membeli enam komoditas pangan, yakni beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung, dan susu UHT khusus penerima kartu Jakarta pintar (KJP) dengan harga khusus. 

"Pada kegiatan ini, masyarakat penerima manfaat dapat membeli enam jenis komoditas pangan yaitu beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung dan susu UHT seharga Rp 126.000 per paket," tutup Hasudungan

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon