Viral Pak Ogah Buka Barrier di Kota Tua, Pramono Akan Tindak Tegas
Minggu, 8 Februari 2026 | 19:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung bereaksi keras terhadap video viral yang memperlihatkan dugaan pungutan liar (pungli) jasa membuka barrier di kawasan wisata Kota Tua. Pramono menegaskan tidak akan memberi ampun bagi oknum aparat Pemprov yang terlibat.
"Siapa pun yang melakukan pungli dan kemudian terbukti, saya akan bebas tugaskan di tempat itu. Enggak kompromi lagi dengan hal-hal seperti ini," tegas Pramono di Cipinang Melayu, Minggu (8/2/2026).
Sebelumnya, ramai dibicarakan di media sosial instagran @jakartabarat24jam, video yang memperlihatkan antrean sepeda motor yang diduga tengah menggunakan jasa membuka barrier atau pembatas jalan di Jalan Kunislr kawasan Kota Tua.
Terlihat dua orang "Pak Ogah" membukakan pembatas jalan tersebut kepada pemotor yang mengantre. Pemotor yang melintas pun terlihat memberikan sesuatu kepada orang tersebut.
Kasatpol Kecamatan Tamansari, Goodman Sidabutar sebelumnya mengatakan, kedua Pak Ogah yang viral di media sosial ini disebut memanfaatkan situasi.
"Jadi Pak Ogah yang viral di kawasan Kota Tua, memang mereka itu memanfaatkan situasi yang ada. Ketika jalanan macet, mereka buka MCB yang ada untuk kendaraan yang lewat, bisa lewat dari lintasan itu," kata Goodman saat dihubungi wartawan, Sabtu (7/2/2026).
Goodman mengatakan, kedua Pak Ogah itu memanfaatkan situasi jalan yang macet di kawasan Kota Tua dengan membuka jasa jalan yang ditutup oleh petugas. Kata dia, jalan yang mengarah ke Gajah Mada itu memang ditutup namun bersifat situasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




