Mudik Lebaran: 617.752 Tiket KA Berangkat dari Jakarta Sudah Terjual
Sabtu, 7 Maret 2026 | 17:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk masa angkutan Lebaran 2026 dari wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Sabtu (7/3/2026), jumlah tiket yang telah terjual untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen tercatat mencapai 617.752 tiket.
Penjualan tersebut berlaku untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026, yang menjadi masa pelayanan angkutan Lebaran tahun ini. Selama periode tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total 1.076.196 tempat duduk untuk layanan kereta api jarak jauh.
Dari kapasitas tersebut, sekitar 476.191 kursi masih tersedia, sementara tingkat keterisian sementara mencapai sekitar 57%. Tren ini sejalan dengan meningkatnya pemesanan tiket kereta menjelang periode mudik Lebaran.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, angka penjualan tiket diperkirakan terus meningkat seiring semakin dekatnya masa arus mudik Lebaran.
Dari keterangan resmi KAI Daop 1 Jakarta, Sabtu (7/3/2026), berdasarkan data pemesanan, periode pra-Lebaran atau arus mudik pada 11–20 Maret 2026 menjadi waktu dengan permintaan tiket paling tinggi. Dalam rentang tersebut, total 419.409 tiket telah terjual. Sejumlah tanggal tercatat sebagai favorit pemudik, yaitu:
- 18 Maret 2026: 49.037 tiket.
- 19 Maret 2026: 48.260 tiket.
- 17 Maret 2026: 47.934 tiket.
- 16 Maret 2026: 47.152 tiket
Tingginya permintaan pada tanggal-tanggal tersebut membuat ketersediaan kursi semakin terbatas. Sebagai contoh, pada 18 Maret 2026 hanya tersisa sekitar 2.450 kursi, sementara 20 Maret tersisa sekitar 2.843 kursi, dan 19 Maret sekitar 3.002 kursi. Hal ini menunjukkan sejumlah perjalanan kereta api pada tanggal tersebut sudah mendekati kapasitas penuh.
Jika dilihat berdasarkan kelas layanan, kapasitas terbesar berasal dari kelas eksekutif yang menyediakan 510.527 tempat duduk, dengan sisa sekitar 290.502 kursi. Sementara kelas ekonomi komersial menyediakan 446.965 tempat duduk, dengan sisa sekitar 147.241 kursi. Kelas ekonomi public service obligation (PSO) atau layanan bersubsidi pemerintah menyediakan 118.704 tempat duduk, dengan sisa sekitar 38.448 kursi.
Kelas ekonomi masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan mudik Lebaran. Selain tarif yang lebih terjangkau, layanan kereta ekonomi tetap mengutamakan standar keamanan dan kenyamanan bagi penumpang,” ujar Franoto.
Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket pada tanggal favorit, KAI menyarankan untuk mempertimbangkan jadwal keberangkatan setelah 23 Maret 2026. Pada periode ini, ketersediaan tiket masih cukup banyak dengan sekitar 368.249 tempat duduk yang masih tersedia bagi calon penumpang. Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus untuk mendorong penggunaan transportasi publik melalui program potongan harga tiket hingga 30% untuk kereta api kelas ekonomi komersial. Program diskon ini berlaku untuk periode keberangkatan 14 hingga 29 Maret 2026.
Secara nasional, program tersebut menyediakan sekitar 1,2 juta tempat duduk. Khusus untuk wilayah Daop 1 Jakarta, jumlah kursi yang disediakan mencapai sekitar 329.000 tempat duduk, dengan sisa ketersediaan saat ini sekitar 80.000 kursi. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari. Selain itu, perusahaan juga menambah 19 perjalanan kereta tambahan Lebaran, yang terdiri dari 12 kereta tambahan dari Stasiun Gambir dan 7 kereta tambahan dari Stasiun Pasar Senen.
KAI juga menyediakan 4 perjalanan kereta motor gratis untuk membantu masyarakat yang ingin membawa sepeda motor ke kampung halaman tanpa harus mengendarainya langsung di jalan raya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




