ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi Tutup dan Alihkan Sejumlah Jalan di Jakarta Akibat Banjir

Minggu, 8 Maret 2026 | 14:56 WIB
AT
SM
Penulis: Andrew Tito | Editor: SMR
Pengendara mendorong motor melintasi jalan tergenang banjir di Jakarta, Minggu (8/3/2026).
Pengendara mendorong motor melintasi jalan tergenang banjir di Jakarta, Minggu (8/3/2026). (Beritasatu.com/Andrew Tito)

Jakarta, Beritasatu.com – Polisi menutup sejumlah jalan dan mengalihkan arus lalu lintas ke jalan lain akibat banjir yang melanda wilayah Jakarta, Minggu (8/7/2026). Banjir terjadi akibat hujan lebat sejak, Sabtu (7/3/2026) malam, hingga meluapnya sungai dan drainase sehingga berdampak pada terganggu lalu lintas. 

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat sedikitnya 11 titik genangan tersebar di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Di beberapa lokasi, ketinggian air mencapai hingga setengah meter sehingga kendaraan tidak dapat melintas secara normal.

Kepala Bagian Pembinaan Operasional Nasional (Kabagbinopsnal) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados menjelaskan genangan muncul akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Jakarta sejak malam sebelumnya.

“Dari hasil pemantauan kami, terdapat sekitar 11 titik banjir di ruas jalan Jakarta yang muncul akibat hujan deras sejak semalam,” ujar Robby saat dikonfirmasi.

ADVERTISEMENT

Wilayah Jakarta Barat menjadi salah satu kawasan yang terdampak genangan cukup mengganggu lalu lintas. Genangan terjadi di Jalan Daan Mogot, tepatnya dari depan Satpas Daan Mogot hingga Samsat Jakarta Barat.

Air yang menggenangi ruas jalan tersebut membuat sebagian jalur tidak dapat dilintasi kendaraan.

Menurut Robby, kondisi tersebut membuat pengendara hanya dapat menggunakan lajur paling kanan untuk melintas.

“Untuk sementara, Jalan Daan Mogot hanya bisa dilalui melalui lajur paling kanan,” jelasnya.

Genangan juga terjadi di Perempatan Ring Road Kembangan dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Kendaraan hanya dapat melintas melalui lajur kanan karena lajur lainnya tertutup genangan.

Genangan juga dilaporkan di jalan menuju Pospol Meruya, tepatnya di depan Komplek Meruya Indah. Ketinggian air di lokasi tersebut mencapai sekitar 50 sentimeter sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

“Saat ini jalan tersebut belum bisa dilintasi kendaraan karena genangan cukup tinggi,” kata Robby.

Beberapa titik lain di Jakarta Barat yang terdampak genangan antara lain di depan Hotel Samala Cengkareng serta di depan Gudang Aqua, dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter.

Wilayah Jakarta Selatan juga mengalami genangan di sejumlah ruas jalan utama. Salah satunya di jalan depan pusat perbelanjaan Gandaria City dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter yang menggenangi badan jalan.

Kondisi tersebut membuat kendaraan hanya dapat melintas melalui jalur Transjakarta, sementara lajur lain tertutup genangan air.

“Kendaraan hanya bisa melalui jalur Transjakarta di lokasi tersebut,” ujar Robby.

Genangan yang lebih parah terjadi di kawasan Kemang Utara. Ketinggian air di wilayah ini mencapai sekitar 50 sentimeter sehingga kendaraan tidak dapat melintas dan akses jalan ditutup sementara.

Genangan juga menutup sejumlah akses permukiman dan jalan lingkungan, antara lain Komplek Pondok Karya, Jalan Swadarma Raya, serta Jalan Bintaro Permai 4.

Ketinggian air di Jalan Bintaro Permai 4 bahkan mencapai 60 sentimeter sehingga menjadi salah satu titik dengan genangan tertinggi dari lokasi yang terpantau.

Genangan juga terjadi di Jalan Tendean, tepatnya dari arah Mampang menuju Santa dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Kendaraan hanya dapat melintas melalui lajur paling kanan.

Petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dikerahkan ke sejumlah titik genangan untuk melakukan pengaturan arus kendaraan serta memberikan imbauan kepada pengendara.

Robby menjelaskan kehadiran petugas di lapangan bertujuan memastikan arus lalu lintas tetap berjalan dan membantu masyarakat menentukan jalur yang masih dapat dilalui.

“Kami dari Direktorat Lalu Lintas selalu berupaya berada di lokasi untuk melakukan imbauan dan pengaturan arus kendaraan. Bagi jalan yang masih bisa dilintasi, kami akan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengarahkan lajur mana yang aman untuk dilalui,” ungkapnya.

Ruas jalan yang tidak dapat dilewati kendaraan ditutup sementara dan arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif.

“Bagi jalan yang tidak bisa dilintasi, kami akan melakukan penutupan sementara dan mengalihkan kendaraan ke jalan lain yang memungkinkan,” jelas Robby.

Pengendara diimbau lebih berhati-hati saat melintas di wilayah yang terdampak genangan. Masyarakat juga diminta mengecek kondisi lalu lintas dan rute perjalanan sebelum berangkat.

Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat mengetahui jalur yang masih aman dilalui serta menghindari titik genangan yang berpotensi menimbulkan kemacetan atau membahayakan pengendara.

“Supaya kita semua dapat mengetahui rute atau jalur mana yang bisa dilalui dengan baik, sehingga perjalanan tetap aman dan lancar,” pungkas Robby.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banjir Rendam Kebon Pala Kampung Melayu, Tinggi Air Capai 1,4 Meter

Banjir Rendam Kebon Pala Kampung Melayu, Tinggi Air Capai 1,4 Meter

JAKARTA
AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

JAKARTA
Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

JAKARTA
BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

JAKARTA
Jakarta Banjir Lagi, Pramono Anung Respons Keluhan Katon

Jakarta Banjir Lagi, Pramono Anung Respons Keluhan Katon

JAKARTA
Banjir Rendam Kedoya Selatan, Puluhan Warga Dievakuasi

Banjir Rendam Kedoya Selatan, Puluhan Warga Dievakuasi

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon