Keseruan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Ada Layar Tancap!
Sabtu, 11 April 2026 | 13:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bersama Bamus Betawi dan Majelis Kaum Betawi menggelar perhelatan tahunan Lebaran Betawi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Acara berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (10/4/2026) hingga Minggu (12/4/2026) dengan beragam kegiatan budaya dan hiburan khas Betawi.
Pantauan Beritasatu.com, sejak pagi hari, acara sudah terasa meriah dengan ornamen khas Betawi serta berbagai atraksi budaya yang menarik perhatian pengunjung. Pada hari ini, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, hadir langsung untuk memberikan sambutan sekaligus membuka rangkaian kegiatan secara resmi.
“Lebaran Betawi 2026 yang baru saja kita rayakan tentunya bukan hanya sekadar merayakan tradisi budaya, tetapi yang lebih penting adalah menjaga kebersamaan untuk menjaga Jakarta,” ujar Pramono di lokasi, Sabtu (12/4/2026).
Perayaan tahun ini mengusung tema “Lebaran Betawi untuk Jakarta: Memperkokoh Persatuan dalam Merawat Tradisi Menuju Kota Global”. Rangkaian acara diawali dengan malam syukuran yang diisi kegiatan religi seperti pengajian dan doa bersama.
Memasuki akhir pekan, kegiatan difokuskan pada karnaval dan atraksi budaya yang lebih interaktif. Berbagai kesenian tradisional ditampilkan, mulai dari ondel-ondel, tanjidor, silat, layar tancap, gambang kromong, hingga lenong Betawi.
Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti senam bersama, permainan tradisional, dongeng, prosesi hantaran, serta menikmati hiburan di panggung musik. Dari sisi kuliner, sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut meramaikan acara dengan menyajikan berbagai hidangan khas Betawi yang autentik.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga memaparkan rencana Pemprov Jakarta dalam menjaga dan mengembangkan budaya Betawi. Salah satunya melalui renovasi Museum Husni Thamrin yang berlokasi di Jalan Kenari.
“Anggarannya sudah tersedia, dalam waktu dekat ini kita mulai, dan itu akan menjadi ikon baru bagi Jakarta. Jadi nanti kalau ada anak-anak yang akan study tour ke Jakarta, maka saya telah meminta kepada Dinas Pendidikan untuk diatur bisa mengunjungi Museum Husni Thamrin,” tambah Pramono.
Ia berharap perayaan Lebaran Betawi 2026 dapat mempererat persaudaraan masyarakat Jakarta setelah Idulfitri, sekaligus menjadi upaya menjaga dan merawat tradisi Betawi sebagai identitas asli Jakarta di tengah transformasi menuju kota global.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




