Kenaikan Suku Bunga dan Inflasi Lebih Longgar, Bursa AS Menghijau
Rabu, 23 November 2022 | 06:31 WIB
New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street pada perdagangan Selasa (22/11/2022) dituup menguat karena investor yakin pada pelonggaran inflasi dan kenaikan suku bunga lebih kecil hingga akhir tahun. Saham naik karena Wall Street mengabaikan pengetatan kebijakan Covid-19 di Tiongkok. Trader fokus pada sejumlah laporan pendapatan perusahaan dalam minggu yang dipersingkat karena libur Thanksgiving.
Dow Jones Industrial Average di bursa AS ditutup menguat 397,82 poin, atau 1,18% pada 34.098,10. S&P 500 naik 1,36% menjadi 4.003,58, penutupan pertama di atas level 4.000 sejak September. Nasdaq Composite juga naik 1,36% menjadi 11.174,41
Best Buy melonjak sekitar 12,8% setelah peritel elektronik itu menaikkan prospek fiskal 2023 dan pendapatannya mengalahkan ekspektasi. Sementara Abercrombie & Fitch dan American Eagle Outfitters masing-masing naik 21,4% dan 18,2% karena ditopang kinerja pendapatan.
Di sisi lain, Zoom turun sekitar 3,9% dan Dollar Tree tergelincir 7,8% setelah masing-masing melaporkan pendapatan mengecewakan dan prospek lebih rendah dari perkiraan.
Tiongkok melaporkan kematian pertamanya akibat Covid-19 sejak Mei sehingga mendorong para pejabat untuk meningkatkan kembali protokol untuk menekan penyebaran virus. Padahal seminggu lalu negara itu mulai melonggarkan beberapa tindakan ketat Covid-19 menuju kebijakan yang lebih longgar.
"Pembukaan kembali Tiongkok akan menjadi pertumbuhan yang sangat positif," kata Kepala Strategi Global di Principal Asset Management, Seema Shah.
Perhatian investor beralih ke tahun 2023. Investor mempertimbangkan komentar para pemimpin Federal Reserve. Pada hari Senin, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan data inflasi baru-baru ini menjanjikan dan akan mendukung pengurangan kenaikan suku bunga ke depan.
Harga minyak naik setelah Arab Saudi mengatakan bahwa OPEC+ akan tetap dengan pengurangan produksi yang diumumkan sebelumnya.
Investor akan memantau laporan pendapatan dari HP Inc dan Nordstrom.
Selain itu, laporan ekonomi klaim pengangguran awal dan sentimen konsumen.
Pasar saham akan tutup pada Kamis (24/11/2022) karena liburan Thanksgiving dan akan tutup lebih awal pada Jumat (25/11/2022).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




