ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

65 Startup Ikuti Program BEI Inkubasi Road to IPO

Sabtu, 10 Desember 2022 | 12:17 WIB
IH
FB
Penulis: Indah Handayani | Editor: FMB
Pekerja sedang membersihkan gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Pekerja sedang membersihkan gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (B Universe Photo/Uthan A Rachim)

Jakarta, Beritasatu,com – Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan sebanyak 65 perusahaan startup telah mengikuti program inkubasi road to IPO yang diselenggarakan Bursa melalui IDX Incubator.

Nyoman Yetna menjelaskan, sampai dengan saat ini terdapat enam perusahaan yang telah berhasil IPO dan listing yang berasal dari IDX Incubator, yaitu PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO), PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (PGKO), PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH), PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), dan PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS).

"IDX Incubator merupakan komitmen Bursa untuk mempersiapkan perusahaan dalam rangka IPO khususnya untuk perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah," ungkap Nyoman, Jumat (10/12/2022).

Menurut Nyoman Yetna, program inkubasi IPO terdiri dari pendalaman materi mengenai peraturan-peraturan baik peraturan IPO maupun peraturan pencatatan. Selain itu, juga terdapat pendalaman materi terkait persiapan perusahaan dari sisi legal dan akuntansi, struktur penawaran umum dan lain sebagainya yang berkenaan dengan persiapan proses IPO. Adapun IDX Incubator ini diharapkan untuk menjadi pool dari perusahaan-perusahaan yang akan IPO.

ADVERTISEMENT

"Namun, IPO sendiri merupakan strategic decision sehingga untuk waktu IPO dari perusahaan-perusahaan tersebut tidak dapat dipastikan. Sedangkan untuk target IPO setiap tahun, kami mempertimbangkan secara holistik termasuk kondisi ekonomi, optimisme dari lembaga profesi penunjang serta pencapaian target tahun sebelumnya," tambah Nyoman Yetna.

Nyoman Yetna menambahkan, proses inkubasi IPO yang dilakukan berfokus pada persiapan IPO yang mencakup pengetahuan dalam penggunaan dana dan compliance setelah mendapatkan dana IPO termasuk juga konsekuensi menjadi perusahaan yang mencatatkan efek di Bursa. Bursa secara rutin mengedukasi hal-hal yang perlu diperhatikan setelah menjadi perusahaan tercatat, dan ini diberikan tidak hanya kepada perusahaan yang sebelumnya menjadi binaan IDX Incubator.

Sedangkan untuk sisa tahun ini, Nyoman Yetna menegaskan, belum ada perusahaan dari binaan IDX Incubator yang akan melantai di bursa. Namun untuk tahun depan, ia berharap terdapat 1-2 perusahaan yang dapat listing jika kondisinya cukup memungkinkan bagi mereka. "Namun kembali lagi, IPO merupakan strategic decision bagi setiap perusahaan sehingga untuk waktu kami tidak dapat memastikan sepenuhnya," tambahnya.

Lebih lanjut Nyoman Yetna mengatakan, perusahaan yang dibina oleh IDX Incubator merupakan perusahaan yang berencana untuk IPO dalam jangka waktu 2-3 tahun khususnya bagi perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah sesuai dengan kriteria POJK 53. Selain itu, perusahaan-perusahaan ini juga sudah harus mempunyai pendapatan dari bisnis inti (core business) dan sudah berbadan hukum.

"Kurikulum program road to IPO dari IDX Incubator kurang lebih kami laksanakan dalam waktu 1 tahun. Namun, dalam perjalanannya perusahaan dapat mengikuti program kami sampai dengan perusahaan berhasil IPO," tutup Nyoman Yetna.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Tegaskan Pasar Keuangan Tetap Solid Seusai Rebalancing MSCI

OJK Tegaskan Pasar Keuangan Tetap Solid Seusai Rebalancing MSCI

EKONOMI
Saham Free Float, Ketentuan dan Perannya dalam Pencatatan Saham

Saham Free Float, Ketentuan dan Perannya dalam Pencatatan Saham

EKONOMI
IHSG Sepekan Menguat Tipis 0,18 Persen, Transaksi Bursa Justru Menguat

IHSG Sepekan Menguat Tipis 0,18 Persen, Transaksi Bursa Justru Menguat

EKONOMI
IHSG Jumat 8 Mei Ditutup Anjlok 2,86 Persen, Mayoritas Sektor Merah

IHSG Jumat 8 Mei Ditutup Anjlok 2,86 Persen, Mayoritas Sektor Merah

EKONOMI
IHSG Hari Ini Rabu 6 Mei Ditutup Menguat 0,5 Persen ke Level 7.092

IHSG Hari Ini Rabu 6 Mei Ditutup Menguat 0,5 Persen ke Level 7.092

EKONOMI
Reformasi Pasar Modal Dipercepat, Transparansi Diperkuat untuk Jaga Kepercayaan Investor

Reformasi Pasar Modal Dipercepat, Transparansi Diperkuat untuk Jaga Kepercayaan Investor

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon