ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kementerian Pertanian Ajak Generasi Muda Jaga Pangan

Minggu, 11 Desember 2022 | 00:49 WIB
FW
FW
Penulis: Freddy Wally | Editor: FW
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. (Dok. Kementan)

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), Kementerian Pertanian mengadakan serangkaian acara dengan tema "Generasi Muda Antikorupsi" di Kantor Pusat Kementerian Pertanian pada Jumat (9/12/2022). Dalam arahannya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak generasi muda untuk terus bergerak maju memberantas korupsi dari mulai memperbaiki dirinya sendiri.

"Idealnya, kalau kita semua mau memperbaikinya dengan cara dan langkah apa saja, maka akan menunjang hadirnya bangsa negara yang bermatabat, bergengsi, berderajat, dan sejahtera serta tidak kalah dengan negara yang lain."

Sebagai instasi pemerintah yang bertugas untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia, Limpo turut mengajak generasi muda untuk menolak korupsi, terutama di sektor pertanian. Korupsi dalam sektor pertanian bisa menjadi cikal bakal krisis pangan yang bisa merusak persatuan Indonesia.

Oleh sebab itu, dalam Kementerian Pertanian dengan menggaungkan semangat "Jaga Pangan, Jaga Masa Depan" sebagai bentuk komitmen antikorupsi untuk pertanian Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Salah satu yang bisa dilakukan adalah jaga panganmu. Pangan ini yang paling penting. Kita ini negeri berpopulasi terbesar ke-4 di dunia lo, Kalau makananmu belum beres, apa yang bisa terjadi? Apalagi ditambah dengan korupsi? Jangan biarkan kekacauan ini terjadi di generasimu, anak-anakku," kata Limpo dalam sambutannya.

Hal serupa juga digaungkan oleh Irjen Jan Maringka. Menurutnya korupsi merupakan musuh bersama yang harus dilawan untuk menjaga kesejahteraan Indonesia di masa mendatang. Oleh sebab itu, generasi muda sebagai kunci dari masa depan perlu memiliki kesadaran terhadap pentingnya menjaga diri dari perilaku korup.

"Sejak dini kita sudah harus harapkan mereka untuk mengerti mulai dari cara sederhana saja hal-hal yang kesadaran yang perlu ada di tingkat generasi muda, generasi milenial, tentang bagaimana mereka wajib taat hukum," tambah Maringka lagi.

Peringatan Hakordia di jajaran Kementerian Pertanian kali ini diawali dengan senam bersama, lomba paduan suara setingkat perguruan tinggi serta round table discussion dengan mengangkat tema "Sinergi APIP dan APH Lawan Korupsi Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045". Kegiatan ini sendiri diikuti oleh sekitar 15 perguruan tinggi di Indonesia sehingga menjadi kesempatan yang bagus untuk menanamkan sifat anti korupsi bagi generasi muda.

"Kampus adalah harapan dan masa depan bangsa. Kesadaran generasi muda kita harapkan dapat mewujudkan generasi muda sadar akan ketahanan pangan. Jaga Pangan, Jaga Masa Depan!" tutup Jan Maringka dalam kesempatan itu.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Stok Hewan Kurban untuk Iduladha 2026 Surplus 891.320 Ekor

Stok Hewan Kurban untuk Iduladha 2026 Surplus 891.320 Ekor

NASIONAL
Harga Telur di Peternak Anjlok karena Permainan Tengkulak

Harga Telur di Peternak Anjlok karena Permainan Tengkulak

EKONOMI
Jaga Harga Telur Ayam, Kementan Kumpulkan Para Peternak

Jaga Harga Telur Ayam, Kementan Kumpulkan Para Peternak

EKONOMI
Klaim Asuransi Dipercepat, Petani Lamongan Dapat Rp 6 Juta Per Hektare

Klaim Asuransi Dipercepat, Petani Lamongan Dapat Rp 6 Juta Per Hektare

EKONOMI
Indonesia Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

Indonesia Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

EKONOMI
Kementan Dukung CPO Jadi Pengganti Nafta untuk Bahan Plastik

Kementan Dukung CPO Jadi Pengganti Nafta untuk Bahan Plastik

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon