Stok Hewan Kurban untuk Iduladha 2026 Surplus 891.320 Ekor
Rabu, 13 Mei 2026 | 11:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Iduladha 2026 dalam kondisi aman dan mencukupi. Pemerintah mencatat proyeksi ketersediaan hewan kurban nasional mencapai 3,2 juta ekor atau surplus sekitar 891.320 ekor dibandingkan kebutuhan masyarakat tahun ini.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian Agung Suganda mengatakan, kebutuhan hewan kurban pada 2026 diperkirakan mencapai 2.355.470 ekor atau meningkat 3,82% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, potensi ketersediaan hewan kurban secara nasional mencapai 3.246.790 ekor.
“Secara nasional ketersediaan hewan kurban cukup. Potensi ketersediaan hewan kurban pada 2026 mencapai 3.246.790 ekor dengan surplus sekitar 891.320 ekor,” ujar Agung Suganda dalam Konferensi Pers di kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Jakarta Pusat pada Rabu (13/5/2026).
Berdasarkan data Kementerian Pertanian, proyeksi ketersediaan hewan kurban terdiri atas 859.268 ekor sapi, 33.952 ekor kerbau, 1.417.880 ekor kambing, serta 935.690 ekor domba. Jumlah tersebut dinilai masih berada di atas kebutuhan nasional selama momentum Iduladha.
Selain memastikan kecukupan stok, pemerintah juga memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular dan zoonosis. Pengawasan dilakukan mulai dari lalu lintas ternak, lokasi penjualan, hingga pemeriksaan ante mortem dan post mortem di tempat pemotongan hewan.
“Kementan akan terus meng-update angka ketersediaan dan kebutuhan hewan kurban dari seluruh provinsi, serta melakukan rekayasa distribusi dari daerah surplus ke daerah minus,” kata Agung.
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah strategis menjelang Iduladha 2026, di antaranya koordinasi nasional dengan pemerintah daerah, sosialisasi kepada pengurus masjid dan panitia kurban, serta digitalisasi pengawasan ternak melalui sistem Lalulintas dan iSIKHNAS.
Agung menambahkan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kurban berjalan aman dan sesuai standar kesehatan masyarakat veteriner. Pemerintah menargetkan masyarakat dapat memperoleh hewan kurban yang sehat, halal, aman, dan higienis selama perayaan Iduladha tahun ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




