ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bahlil Beberkan Alasan Softbank Batal Jadi Investor IKN

Rabu, 14 Desember 2022 | 22:46 WIB
TP
FH
Penulis: Triyan Pangastuti | Editor: FER
Bahlil Lahadalia.
Bahlil Lahadalia. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Investasi /Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan Softbank Group sempat berminat untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Namun, minat tersebut batal terealisasi karena pemerintah hanya ingin melaksanakan proyek yang saling menguntungkan baik bagi negara maupun investor.

"Proposal yang ditawarkan menurut kami untung bagi dia, enggak untung untuk negara, dan kami enggak mau didikte." ucap Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, di Jakarta, Rabu (14/12/2022).

Bahlil mengatakan, founder dan CEO Softbank Masayoshi Son sudah pernah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Bahlil sudah beberapa kali ikut melakukan pendekatan pihak Softbank.

ADVERTISEMENT

Dalam diskusi yang terjadi terjadi perbedaan pemahaman mengenai investasi di IKN. Misalnya pihak Softbank ingin menjadi pihak yang menentukan tingkat pengembalian modal (internal rate of return/IRR).

"Contoh dia mau bangun, IRR ditentukan sendiri, nanti pemerintah tinggal sewa ke dia. Enggak fair, dong. Enggak cincai, dong. Jadi kita mencari model investasi yang fair. Artinya yang investornya juga hidup, tapi negara juga jangan dibuat berat. Win win," kata Bahlil.

Mantan Ketua Umum Hipmi ini mengatakan dalam kegiatan investasi pengusaha atau investor tidak bisa ikut mengatur negara. Di sisi lain negara juga tidak bisa bertindak semena-mena terhadap pengusaha. Sebab pengusaha dan pemerintah saling membutuhkan.

"Itu yang dalam bahasa saya, enggak boleh pengusaha mengatur negara. Negara yang mengatur pengusaha, tapi juga negara enggak boleh semena-mena ke pengusaha. Enggak boleh, karena kita saling membutuhkan," kata dia .

Bahlil menuturkan sampai saat ini pembangunan IKN tetap diminati investor. Meskipun Softbank batal investasi di IKN tetapi sudah ada investor dari negara lain yang berminat untuk terlibat dalam pembangunan IKN.



"IKN itu investornya sudah ada, dari UEA, Tiongkok, beberapa negara Eropa, Taiwan, Korea Selatan, itu ada," pungkas Bahlil.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

DPR Tegaskan Putusan MK Tak Hentikan Proyek IKN

DPR Tegaskan Putusan MK Tak Hentikan Proyek IKN

NASIONAL
IKN Akan Punya Dapil Khusus pada Pemilu 2029

IKN Akan Punya Dapil Khusus pada Pemilu 2029

NASIONAL
Hadapi Perkembangan Teknologi, IKN Kembangkan Ekstrakurikuler Robotika

Hadapi Perkembangan Teknologi, IKN Kembangkan Ekstrakurikuler Robotika

OTOTEKNO
50 Staf Gibran Mulai Berkantor di IKN

50 Staf Gibran Mulai Berkantor di IKN

NUSANTARA
IKN Diserbu 143.126 Pengunjung Selama Libur Lebaran 2026

IKN Diserbu 143.126 Pengunjung Selama Libur Lebaran 2026

NUSANTARA
Gelar Salat Id Perdana, Masjid Negara IKN Siap Tampung 7.500 Jemaah

Gelar Salat Id Perdana, Masjid Negara IKN Siap Tampung 7.500 Jemaah

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon