Kinerja Emiten Saham Investment Grade Lampaui IHSG
Selasa, 20 Desember 2022 | 05:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- Pasar modal dibayangi tekanan eksternal yang berasal dari kenaikan agresif suku bunga di negara maju dan meningkatnya risiko geopolitik global. Sentimen negatif tersebut telah membuat faktor ketidakpastian semakin tinggi. Namun, kinerja indeks PEFINDO i-Grade mampu mencatatkan kinerja impresif.
Hingga 30 November 2022, indeks PEFINDO i-Grade berada pada level 214,98 atau mencatatkan return (imbal hasil) sebesar 21,45%. Persentase tersebut melampaui performa IHSG yang membukukan pengembalian sebesar 7,52%. "Kinerja indeks PEFINDO i-Grade tersebut merupakan yang terbaik ketiga jika dibandingkan dengan berbagai indeks saham lainnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)," jelas manajemen Pefindo Senin (19/12/2022).
PEFINDO i-Grade merupakan indeks yang mengukur kinerja harga saham dari 30 perusahaan tercatat dengan peringkat investment grade (idBBB- hingga idAAA) dari Pefindo. Adapun Pefindo memilih konstituen indeks melalui sejumlah kriteria yang ketat di antaranya perusahaan yang menerbitkan saham sekaligus obligasi atau sukuk memperoleh peringkat investment grade dari Pefindo (idBBB- hingga idAAA).
Pefindo juga memperhatikan aspek legal, di mana informasi terkait unusual market activity (UMA) dan suspensi selama 2 tahun terakhir menjadi perhatian dan dipastikan bahwa anggota yang dipilih merupakan emiten yang tidak memiliki catatan atas kedua informasi tersebut.
Aspek ketiga adalah kapitalisasi pasar. Keempat, aspek likuiditas, yang memperhatikan jumlah hari aktif perdagangan, rata-rata volume dan nilai transaksi, rata-rata frekuensi perdagangan per hari, dan proporsi saham yang free float pada perusahaan tersebut.
Konstituen Indeks PEFINDO i-Grad
e saat ini terdiri dari 30 perusahaan dengan peringkat investasi mulai dari A- hingga AAA. Peringkat AAA mendominasi ada sekitar 35% dari total konstituen, diikuti oleh AA- 24%, dan AA 14%. Kinerja Indeks PEFINDO i-Grade tersebut, didorong kinerja saham di sektor perbankan dan pertambangan yang positif karena memiliki eksposur yang cukup besar di kedua sektor. Saham di sektor perbankan mencakup 30% dari total konstituen, sementara sektor pertambangan menyumbang 13%.
"Dengan kinerja double digit saham perbankan dan kinerja saham komoditas dan bahan baku yang kuat, PEFINDO i-Grade telah menjadi salah satu yang terbaik di pasar saham dan mencatatkan kinerja yang outperformed jika dibandingkan dengan indeks lain yang terdaftar di BEI," sambung mereka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




