Industri Multifinance Mampu Bertumbuh di Tahun 2023 yang Bakal Sulit
Rabu, 4 Januari 2023 | 14:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan industri multifinance masih akan melanjutkan pertumbuhan di tengah potensi melambatnya perekonomian. Pembiayaan otomotif dan alat berat diprediksi jadi sejumlah lini penopang.
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan, aspek pendanaan multifinance mengalir cukup kuat hingga November 2022. Di antaranya tercermin dari aktivitas joint financing, channeling, penerbitan surat berharga, hingga tambahan modal dari pemegang saham.
Aktivitas pendanaan yang ada tersebut seiring dengan permintaan pembiayaan yang cukup masif. Piutang pembiayaan multifinance sampai dengan November 2022 tumbuh 12,96% year on year (yoy) menjadi Rp 409,49 triliun.
"Kami memperkirakan ini perusahaan pembiayaan masih akan tumbuh lagi di tahun 2023, mengingat kondisi perekonomian pasca pandemi ini masih tumbuh dengan baik dan semua sektor riil terutama otomotif sudah terlihat pertumbuhan penjualan yang cukup besar, yang merupakan dominan pembiayaan dari multifinance," ungkap Ogi dalam Konferensi Pers Awal Tahun OJK, Senin (2/1/2022).
Sementara itu, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menyampaikan, pihaknya masih optimis penjualan tahun 2023 akan lebih baik dibandingkan tahun lalu. Berkaca tahun 2022, kinerja penjualan mobil sudah melampaui proyeksi Gaikindo.
"Jika tahun depan tidak terlalu banyak perubahan, pandemi terkendali, dan pertumbuhan ekonomi bisa dipertahankan ya tentunya kita optimis. Kita sudah targetkan tahun 2023 mencapai 975.000. Memang belum bisa sepenuhnya seperti sebelum pandemi, karena banyak faktor yang bisa menjadi ketidakpastian, yang bisa mengganggu kinerja," terang dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




