ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Imbas Pemilu, Kredit Perbankan Diprediksi Tumbuh 12 Persen

Senin, 27 Februari 2023 | 16:07 WIB
H
FH
Penulis: Herman | Editor: FER
Ilustrasi kredit perbankan.
Ilustrasi kredit perbankan. (Beritasatu Photo)

Jakarta, Beritasatu.com - Ekonom dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto meyakini kinerja penyaluran kredit perbankan di 2023 masih akan mencatatkan pertumbuhan yang tinggi, apalagi menjelang pesta demokrasi Pemilu 2024. Sebelumnya di 2022, kredit perbankan tumbuh 11,35% year-on-year (yoy).

"Rasanya tahun ini meskipun menjelang kegiatan pemilu, saya masih optimistis pertumbuhan kredit perbankan kita tahun ini bisa 9% batas bawah sampai 12% batas atas," kata Ryan Kiryanto dalam acara Focus Group Discussion 2023: "Penerapan Prinsip Prudential Banking dalam Penyaluran kredit Bank BUMN" yang diselenggarakan Inabank secara daring, Senin (27/2/2023).

Ryan memaparkan, skenario pertumbuhan kredit perbankan batas bawah 9% apabila nanti sebagian pengusaha mengerem kegiatan usahanya, sehingga cenderung tidak mengajukan fasilitas kredit atau menunda ekspansi usahanya.

ADVERTISEMENT

"Untuk outlook yang 12%, saya cek setiap peristiwa 5 tahunan (pemilihan umum), itu justru ada dorongan kegiatan ekonomi, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh lembaga negara non profit terkait dengan rumah tangga. Itu adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh misalnya partai politik, organisasi masyarakat, kemudian yayasan-yayasan, reuni-reuni," paparnya.

Ryan menambahkan, sebelumnya di 2022, kontribusi lembaga non profit yang melayani rumah tangga (LNPRT) terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 5,6%.

"Bayangkan, itu 2 tahun sebelum pemilu. Kalau sebentar lagi kita masuk masa endemi, saya yakin kontribusi LNPRT akan meningkat lagi, bisa 6% bahkan mungkin 9% terhadap total PDB Indonesia," ungkap Ryan.

Pada semester II 2023, Ryan meyakini akan banyak kegiatan kumpul-kumpul seperti rapat koordinasi menjelang Pemilu 2024, sehingga pemesanan hotel dan restoran juga akan meningkat.

"Tepat pada saat itu PPKM sudah dicabut dan kita masuk era endemi, itu luar biasa dorongannya terhadap PDB kita. Ini akan tercermin di dalam outlook pertumbuhan kredit yang batas bawahnya 9% dan batas atasnya bisa 12%," kata Ryan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Bakal Batasi Jumlah Akun Paylater Per Orangnya

OJK Bakal Batasi Jumlah Akun Paylater Per Orangnya

EKONOMI
Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6 Persen pada 2026

Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6 Persen pada 2026

EKONOMI
Kredit Perbankan Tumbuh 9,49 Persen Jadi Rp 8.659 T pada Maret 2026

Kredit Perbankan Tumbuh 9,49 Persen Jadi Rp 8.659 T pada Maret 2026

EKONOMI
BI Catat Kredit Perbankan Alami Kenaikan Tipis

BI Catat Kredit Perbankan Alami Kenaikan Tipis

EKONOMI
Kredit Tumbuh 10,42 Persen: UMKM Tertekan, tetapi KUR Tetap Stabil

Kredit Tumbuh 10,42 Persen: UMKM Tertekan, tetapi KUR Tetap Stabil

EKONOMI
OJK Catat Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh Nyaris 2 Digit

OJK Catat Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh Nyaris 2 Digit

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon