ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Survei: Fitur Super App Perbankan Jawab Kebutuhan Nasabah

Sabtu, 25 Maret 2023 | 16:04 WIB
TD
IC
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: CAH
Ilustrasi aplikasi perbankan digital.
Ilustrasi aplikasi perbankan digital. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Perbankan terkini saling berpacu meningkatkan layanan yang lengkap dalam satu aplikasi. Hal ini seiring dengan keinginan nasabah yang ingin tiga produk keuanganya yakni layanan perbankan, e-wallet, dan investasi dapat diakses melalui satu aplikasi.

Dengan ini mempermudah berbagai transaksi keuangan. Berdasarkan temuan survei Katadata Insight Center (KIC) yang dilakukan Januari 2023 lalu, terungkap pula lima super app perbankan yang paling banyak digunakan oleh responden dalam tiga bulan terakhir pascainstalasi, yaitu BCA Mobile (85,2%), BRImo (78,1%), Livin’ by Mandiri (77,8%), SeaBank (75,8%), dan OCTO Mobile (74,3%).

"Tidak heran sekarang mulai muncul istilah super app bagi aplikasi mobile perbankan. Ini juga kami periksa dalam survei ini," kata Head of KIC Vivi Zabkie Vivi, Sabtu (25/3/2023).

ADVERTISEMENT

Hasil survei juga mengungkapkan pandangan responden terhadap layanan digital perbankan yang mereka gunakan dalam aspek user friendly. Setelah menginstal, hampir semua pengguna OCTO Mobile, yaitu sebanyak 90,5 persen, menilai aplikasi tersebut mudah digunakan, diiikuti oleh pengguna BNI Mobile Banking (88,8%), BCA Mobile (88,7%), BRImo (86,8%), dan Livin’ by Mandiri (86,3%).

OCTO Mobile, yang awalnya merupakan aplikasi mobile banking "Go Mobile" dan bertransformasi menjadi super app pada tahun 2020 lalu ini, dinilai unggul dalam aspek kesesuaian dengan kebutuhan, kemudahan pembayaran, keamanan data pribadi, dan tampilan aplikasi yang menarik bagi penggunanya.

Umumnya, mereka menggunakan super app perbankan untuk transfer, top-up e-wallet, dan membayar tagihan. Selain penggunaan utama tersebut, sebanyak 47,3 persen pengguna OCTO Mobile juga menggunakan aplikasi ini untuk kegiatan investasi.

"Temuan survei tersebut sejalan dengan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia (RP2I) 2021-2025 yang disusun Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam RP2I tertuang beberapa inisiatif dalam rangka mendorong percepatan digitalisasi perbankan. Salah satunya, bank didorong untuk mengadopsi berbagai emerging technology yang bermanfaat di bidang keuangan," lanjut Vivi.

Adopsi ini dapat dilakukan melalui insentif kerja sama dengan berbagai penyedia jasa teknologi informasi maupun kolaborasi dengan institusi lain.

Sementara dalam Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan, kolaborasi bank dalam ekosistem mampu memberikan peluang untuk mendapatkan konsumen baru, memanfaatkan inovasi mitra, dan memperoleh akses data untuk pengembangan produk dan layanan.

Berita ini juga tayang di Investor.id dengan judul: Survei: Nasabah Butuh Kemudahan dan Kenyamanan Super App Perbankan



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BI: Likuiditas Perbankan Masih Kuat Hadapi Perang Iran

BI: Likuiditas Perbankan Masih Kuat Hadapi Perang Iran

EKONOMI
OJK Tegaskan RBB Baru Tak Wajibkan Bank Biayai Program Prioritas

OJK Tegaskan RBB Baru Tak Wajibkan Bank Biayai Program Prioritas

EKONOMI
Dorong Transparansi, OJK Revisi Aturan Unit Link

Dorong Transparansi, OJK Revisi Aturan Unit Link

EKONOMI
Perbankan Indonesia Berdiri Kuat Hadapi Konflik Timur Tengah

Perbankan Indonesia Berdiri Kuat Hadapi Konflik Timur Tengah

EKONOMI
Konflik Iran-Israel Memanas, OJK Sebut Perbankan RI Masih Terkendali

Konflik Iran-Israel Memanas, OJK Sebut Perbankan RI Masih Terkendali

EKONOMI
Danamon Tunjuk Nobuya Kawasaki Jadi Direktur Utama

Danamon Tunjuk Nobuya Kawasaki Jadi Direktur Utama

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon