ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Laba PGE Naik 50% Jadi Rp 1,9 Triliun Berkat Efisiensi dan Pendapatan

Kamis, 30 Maret 2023 | 22:18 WIB
ZS
WP
Penulis: Zsazya Senorita | Editor: WBP
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di distrik 1-4 Lahendong, Sulawesi Utara, 30 Maret 2016. Pembangkit listrik yang memanfaatkan panas bumi di Lahendong tersebut mampu menghasilkan daya listrik sebesar 2x20 Mega Watt untuk jaringan Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. FOTO: BeritaSatu Photo/Danung Arifin
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di distrik 1-4 Lahendong, Sulawesi Utara, 30 Maret 2016. Pembangkit listrik yang memanfaatkan panas bumi di Lahendong tersebut mampu menghasilkan daya listrik sebesar 2x20 Mega Watt untuk jaringan Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. FOTO: BeritaSatu Photo/Danung Arifin

Jakarta, Beritasatu.com- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), perusahaan di sektor panas bumi mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 49,7% menjadi US$ 127,3 juta (Rp 1,912 triliun) pada 2022 dari laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 2021 senilai US$ 85 juta. Efisiensi dan naiknya pendapatan menjadi pemicu kenaikan laba emiten saham berkode PGOE ini.

"Positifnya kinerja 2022 berkat program efisiensi, penjualan uap, listrik, dan pendapatan lain-lain," kata Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Muhammad Baron dikutip Investor Daily, Kamis (30/3/2023).  

Sepanjang 2022 perusahaan mencatat peningkatan pendapatan operasional sebesar 4,7% (year on year/yoy) yang berkontribusi pada kenaikan revenue sebesar US$ 17 juta. "Salah satu faktor peningkatan tersebut berasal dari meningkatnya harga jual uap dan listrik yang mengacu pada US producer price index (PPI) dan consumer price index (CPI)," kata Baron.

ADVERTISEMENT

Kenaikan laba anak usaha Pertamina ini juga didukung beban operasional perusahaan yang turun signifikan sebagai hasil dari program efisiensi. Dari sisi pendapatan lain-lain, PGE juga membukukan penjualan carbon credit sebagai new revenue generator.

Dalam upaya meningkatkan kapasitas terpasang sebesar 600 MW pada 2027, PGE sedang membangun PLTP Lumut Balai Unit 2 dengan kapasitas 55 MW. Pembangkit listrik ini rencananya beroperasi secara komersial (commercial operation date/COD) pada akhir 2024.

Selain itu, PGE sudah menyelesaikan front end engineering design (FEED) untuk fasilitas fluid collection and reinjection system (FCRS). Tahap ini merupakan bagian dari proyek pembangunan PLTP Hulu Lais Unit 1 dan 2 dengan kapasitas terpasang 2 x 55 MW yang ditargetkan COD pada 2026.

"Ke depannya perseroan akan fokus mengoptimalkan aset panas bumi yang sudah dimiliki. Salah satunya dengan meningkatkan kapasitas produksi melalui metode co-generation technology dengan memanfaatkan air panas (brine) yang ada untuk membangkitkan tenaga listrik," sambung Baron.

Teknologi co-generation sudah diimplementasikan oleh emiten pelat merah ini pada PLTP Lahendong dengan memanfaatkan brine sisa produksi uap sebesar 700 KW.

Dari sisi ESG, PGE berhasil mendapatkan ESG Rating 2 dari Sustainable Fitch pada 2022. Peringkat ini mengindikasikan PGE berada dalam kategori good performance dari sisi pengelolaan ESG.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Green Hydrogen Ulubelu Ciptakan Serapan Tenaga Kerja dan Investasi Energi Bersih

Green Hydrogen Ulubelu Ciptakan Serapan Tenaga Kerja dan Investasi Energi Bersih

EKONOMI
Pertamina Hadirkan Teknologi Elektrolisis Modern untuk Produksi Green Hydrogen di Ulubelu

Pertamina Hadirkan Teknologi Elektrolisis Modern untuk Produksi Green Hydrogen di Ulubelu

EKONOMI
Pendapatan PGE Capai US$ 204,85 Juta pada Kuartal II 2025

Pendapatan PGE Capai US$ 204,85 Juta pada Kuartal II 2025

EKONOMI
PGE Yakin Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi Bersih

PGE Yakin Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi Bersih

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon