Bitcoin Melemah, Investor Pantau The Fed
Jumat, 31 Maret 2023 | 07:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Bitcoin melemah pada perdagangan Kamis (30/3/2023), meski masih bertahan di level US$ 28.000. Kini, fokus investor tertuju pada rilis PCE, metrik inflasi yang menjadi acuan the Federal Reserve dalam menentukan kenaikan suku bunga.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat pagi (30/3/2023) pukul 06.53 WIB, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah 1,32% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin berada di level US$ 28.015,57 per koin atau setara Rp 420,90 juta (kurs, Rp 15.024).
Senasib dengan Bitcoin, Ethereum (ETH) juga turun pagi ini. ETH terkoreksi 0,16% dalam sehari terakhir. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level US$ 1.791,98 per koin. Sedangkan Binance coin (BNB) naik dalam 24 jam sebesar 0,79%. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga US$ 316,58 per koin.
Dikutip dari Cryptonews, Klaim pengangguran naik lebih dari yang diharapkan, dan pertumbuhan PDB kuartal keempat sedikit lebih rendah. Data ekonomi ini mendukung argumen the Fed untuk mengurangi laju kenaikan suku bunga. Kebijakan Fed yang lebih lunak dapat menyebabkan dolar yang lebih lemah, yang dapat menguntungkan BTC.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




