2.000 Ton Impor Gula Kristal Putih Tiba di Tanjung Priok
Sabtu, 1 April 2023 | 20:06 WIB
Arief menekankan, pengadaan harus memprioritaskan produksi dalam negeri. Untuk itu, NFA juga meminta permohonan penugasan Menteri BUMN kepada ID Food untuk menyerap gula petani.
"Harga kesepakatan terakhir sebesar Rp 11.500/kg, namun Bapanas akan melakukan reviu bersama asosiasi petani tebu rakyat sebagai adjustment guna mendapatkan harga yang tepat. Karena perintah Presiden Jokowi harga itu harus wajar di tingkat petani, penggiling, dan konsumen. BUMN sebagai offtaker dari produksi petani dan peternak," imbuhnya.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Budi Santoso juga menegaskan, importasi pangan dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta stabilisasi pasokan dan harga pangan.
"Karena memang kebutuhan nasional, dan itu dasarnya dari rakortas sesuai neraca komoditas, maka diputuskan impor. Kalau surplus ya kita ekspor," ujarnya.
Direktur Utama Holding Pangan ID Food Frans Marganda Tambunan menambahkan, bongkar muat pada hari ini adalah bagian dari 32.500 ton dari total penugasan 107.900 ton, yang akan bertahap kedatangannya sampai dengan Mei 2023.
"Realisasi penugasan gula ini diharapkan dapat menjaga harga gula sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Target kami sebelum hari besar kragamaan 2023 selesai, akan ada kedatangan lagi GKP sekitar 40.000 ton," ujar Frans.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




