ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bukit Asam Kantongi Laba Bersih Rp 1,2 T di Kuartal I 2023

Jumat, 28 April 2023 | 20:08 WIB
MF
FH
Penulis: Muhamad Ghafur Fadillah | Editor: FER
Kinerja holding pertambangan milik negara ini cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Capaian ini turut ditopang oleh positifnya kinerja anggota holding seperti PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Vale Indonesia Tbk (INCO) termasuk Freeport Indonesia.(Foto : Istimewa)
Kinerja holding pertambangan milik negara ini cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Capaian ini turut ditopang oleh positifnya kinerja anggota holding seperti PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Vale Indonesia Tbk (INCO) termasuk Freeport Indonesia.(Foto : Istimewa) (Istimewa/Dokumentasi)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) selama tiga bulan pertama di 2023 berhasil mengantongi laba bersih Rp 1,2 triliun. Meningkatnya produksi batu bara menjadi penopang utama pertumbuhan laba perseroan.

Pertumbuhan laba bersih emiten holding BUMN Mind ID ini sejalan dengan produksi batu bara sepanjang tiga bulan pertama dengan total mencapai 6,8 juta ton atau tumbuh 7% dibanding periode yang sama tahun 2022 yakni sebesar 6,3 juta ton.

Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Apollonius Andwie menjelaskan, kenaikan produksi ini seiring dengan kenaikan volume penjualan batu bara sebesar 26% menjadi 8,8 juta ton.

ADVERTISEMENT

"Pada triwulan I 2023, perseroan mencatat penjualan ekspor PTBA sebesar 3,6 juta ton atau naik 59% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara realisasi Domestic Market Obligation (DMO) tercatat sebesar 5,2 juta ton atau tumbuh 10% secara tahunan," jelasnya, Jumat (28/4/2023).

Dengan demikian, selama kuartal pertama 2023 total pendapatan PTBA sebesar Rp 10,0 triliun. Sedangkan untuk total aset perusahaan per 31 Maret 2023 sebesar Rp 46,4 triliun.

Untuk mempertahankan kinerja positif tersebut, perseroan dihadapkan pada beberapa tantangan diantaranya yakni koreksi harga batubara, fluktuasi pasar, hingga kondisi geopolitik.

Selain itu, harga pokok penjualan mengalami kenaikan, diantaranya karena biaya jasa penambangan, bahan bakar, royalti, angkutan kereta api. Karena itu, PTBA terus berupaya memaksimalkan potensi pasar di dalam negeri serta peluang ekspor untuk mempertahankan kinerja positif.

"Perseroan juga konsisten mengedepankan cost leadership di setiap lini perusahaan, sehingga penerapan efisiensi secara berkelanjutan dapat dilakukan secara optimal," kata Apollonius.

Untuk diketahui, pada tahun ini Bukit Asam siap menaikan produksi batubara hingga 40 juta ton pada 2023. Peningkatan target dilakukan perseroan melalui produksi sendiri hingga kolaborasi. Salah satunya yakni kolaborasi dengan PT RMK Energy Tbk (RMKE).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

PTBA Targetkan Produksi 49,5 Juta Ton pada 2026

PTBA Targetkan Produksi 49,5 Juta Ton pada 2026

EKONOMI
Panen Raya Hasil Padi Kalium Humat, Bukti Hilirisasi Batu Bara Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Panen Raya Hasil Padi Kalium Humat, Bukti Hilirisasi Batu Bara Dukung Ketahanan Pangan Nasional

EKONOMI
Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

EKONOMI
Proyek DME Bakal Dibangun Dekat Tambang Bukit Asam

Proyek DME Bakal Dibangun Dekat Tambang Bukit Asam

EKONOMI
Livoli Divisi 1: Diperkuat Rivan Nurmulki, Eka Mandiri Juara

Livoli Divisi 1: Diperkuat Rivan Nurmulki, Eka Mandiri Juara

SPORT
Final Livoli Divisi 1: Bukit Asam Tantang Klub Rivan Nurmulki Dkk

Final Livoli Divisi 1: Bukit Asam Tantang Klub Rivan Nurmulki Dkk

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon