ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Teten Sebut Koperasi Berperan Wujudkan Korporatisasi Petani

Selasa, 2 Mei 2023 | 09:11 WIB
AK
WP
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: WBP
Ilustrasi petani padi.
Ilustrasi petani padi. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com- Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menekankan bahwa kelembagaan dan hilirisasi menjadi kunci menyejahterakan petani. Kelembagaan dan hilirisasi ini dapat diwujudkan melalui korporatisasi petani lewat koperasi.

"Ada yang perlu kita bangun yakni kelembagaan untuk produksi dan hilirisasi. Tidak boleh lagi petani bertani sendiri-sendiri. Misalnya di sini paling banyak petani punya lahan kopi 1 hektare per orang, tetapi ini kalau diolah sendiri kesejahteraannya belum bisa terangkat," ucap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dikutip Investor Daily Selasa (2/5/2023).

Menurutnya, kelembagaan dan hilirisasi ini dapat diwujudkan melalui korporatisasi petani lewat koperasi. Dia menegaskan sudah banyak contoh koperasi di luar negeri yang sukses. "Kalau sering lihat di YouTube, petani di Amerika dan New Zealand itu ribuan hektare dan membangun corporate farming, jadi efisien. Kita harus berusaha dalam luasan yang ekonomis," tutur Teten.

ADVERTISEMENT

Teten mengatakan korporatisasi sudah dilakukan di beberapa tempat. Di Lampung, pengembangan kebun pisang di lahan 400 ha melibatkan 600 orang yang tergabung dalam koperasi.

"Digabung dan dikonsolidasi untuk membangun koperasi, lalu menanam pisang jenis mas kirana Lumajang untuk diekspor ke Singapura dan Jepang. Ternyata para petani kita bisa menghasilkan produk berstandar ekspor. Padahal untuk masuk pasar global, pisang butuh 21 sertifikasi dan ada tiga yang harus direview khusus. Ini susah kalau sendiri-sendiri. Jadi harus diperkuat kelembagaannya melalui koperasi agar memenuhi standar," kata Teten .

Selain itu, Kemenkop UKM juga mengembangkan korporatisasi farming di Ciwidey, Jawa Barat, yang memproduksi sayur-sayuran. Saat ini telah berhasil menyuplai ke berbagai pasar ritel modern. Teten menekankan, beberapa contoh ini menunjukkan bahwa petani dapat sukses dan sejahtera.

"Jadi apa yang ditanam petani sesuai permintaan pasar baik varietas termasuk volume dan kapan panennya. Dengan peran pertanian terencana tidak ada lagi keluhan saat panen harga jatuh. Jadi kuncinya kelembagaan dan hilirisasinya," pungkas Teten.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Legislator Dorong Gudang Bulog Lebih Dekat dengan Petani

Legislator Dorong Gudang Bulog Lebih Dekat dengan Petani

EKONOMI
Pemerintah Komitmen Jaga Petani Tetap Untung dan Harga Terjangkau

Pemerintah Komitmen Jaga Petani Tetap Untung dan Harga Terjangkau

EKONOMI
Mentan Amran Sebut Program MBG Serap Hasil 165 Juta Petani

Mentan Amran Sebut Program MBG Serap Hasil 165 Juta Petani

NASIONAL
Mentan: 160 Juta Petani dan Peternak Suplai Kebutuhan Dapur MBG

Mentan: 160 Juta Petani dan Peternak Suplai Kebutuhan Dapur MBG

EKONOMI
NTP Februari Naik 1,5 Persen, Bukti Kesejahteraan Petani Meningkat

NTP Februari Naik 1,5 Persen, Bukti Kesejahteraan Petani Meningkat

EKONOMI
Kendalikan Alih Fungsi Lahan, Mentan Lindungi Sawah dan Petani Kecil

Kendalikan Alih Fungsi Lahan, Mentan Lindungi Sawah dan Petani Kecil

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon