Ekspor April 2023 Anjlok 17,62 Persen, Ini Pemicunya
Senin, 15 Mei 2023 | 11:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor pada April 2023 mencapai US$ 19,29 miliar. Angka ini turun 17,62% dibandingkan Maret 2023. Bila dibanding dengan April 2022, nilai ekspor turun sebesar 29,40%.
Deputi Bidang Metedologi dan Informasi Statistik BPS Imam Machdi menyampaikan, pada April 2023 ekspor nonmigas mencapai US$ 18,03 miliar, turun 18,33% dibanding Maret 2023, dan turun 30,35% jika dibanding ekspor nonmigas April 2022.
Penurunan terbesar ekspor nonmigas April 2023 terhadap Maret 2023 terjadi pada komoditas logam mulia dan perhiasan/permata sebesar US$ 573,4 juta (52,30%), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada bijih logam, terak, dan abu sebesar US$ 166,8 juta (26,16%).
"Pertumbuhan ekspor secara month-to-moth ini merupakan pola musimaan karena adanya libur Idulfitri," kata Imam Machdi dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, Senin (15/5/2023).
Imam menjelaskan, ekspor nonmigas April 2023 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$ 4,62 miliar, disusul Amerika Serikat US$ 1,57 miliar dan India US$1,54 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 42,92%. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$ 3,16 miliar dan US$ 1,44 miliar
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




